Swab Test PDP Negatif, 12 Petugas Medis RSUD Sawahlunto Pulang dari Karantina

SuhaNews. Hasil swab test pada PDP (Pasien Dalam Pengawasan) RSUD Sawahlunto dinyatakan negatif Covid-19, dengan demikian 12 orang tenaga medis RSUD Sawahlunto yang sebelumnya juga dikarantina juga dibolehkan pulang.

Dikutip dari Klikpositif.com, informasi ini disampaikan oleh Walikota Sawahlunto Deri Asta menyatakan, hasil pemeriksaan swab Pasien Dalam Pengawasan (PDP) RSUD Sawahlunto yang dirujuk ke RSUD Achmad Muchtar Bukittinggi, telah dinyatakan negatif COVID-19.

“Dengan begitu, para tenaga medis yang sempat dikarantina karena hasil rapid test PDP tersebut positif COVID-19 sudah boleh pulang, berbaur dengan keluarga dan lingkungan serta siap untuk beraktifitas normal kembali,” kata Walikota Sawahlunto Deri Asta.

Deri menambahkan, PDP asal Padang Sibusuk, Kabupaten Sijunjung tersebut, telah menjalani 2 kali tes swab.

Berita Terkait : 14 Pegawai RSUD Sawahlunto Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19

“Diketahui, awalnya sempat dikhawatirkan dengan 1 orang pasien yang saat dilakukan rapid test ternyata hasilnya positif. Hasil Rapid test itu membuat pasien tersebut langsung dirujuk ke RSUD Achmad Muchtar Bukittinggi,” ujarnya.

Direktur RSUD Sawahlunto , dr. Adrianof mengatakan, bahwa yang menjadi penentu apakah seorang pasien berstatus positif atau negatif Covid – 19 hanyalah dari hasil tes swab. Sementara untuk rapid test hanyalah sebagai test awal atau test cepat saja.

“Sekarang kita sudah menerima pernyataan hasil pemeriksaan resmi dari Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand yang menjadi lembaga resmi untuk melakukan Swab test ini,” katanya.

swab

“Hasil tersebut, membuat kita tenang dan memutuskan untuk mengakhiri proses karantina pada 12 tenaga medis RSUD Sawahlunto ,” kata dr. Adrianof.

Dalam berita SuhaNews sebelumnya, tenag medis RSUD Sawahlunto dikarantina usai kontak dengan satu pasien Covid-19. Tenaga medis itu terdiri dari dokter, dokter spesialis, perawat, cotumer servis dan security.

BACA JUGA  Media Sosial Digunakan Untuk Mengetahui Posisi Bus

“Pasien itu berasal dari Padang Sibusuk yang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sawahlunto . Saat dilakukan rapid test oleh pihak IGD, ia dinyatakan positif walaupun rapid test hanya memiliki tingkat akurat 60 persen. Namun untuk meyakinkannya, sudah dilakukan swab tenggorokan dan pasien sudah dirujuk ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi,” kata Walikota Sawahlunto , Deri Asta saat videoconference dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kamis sore, 16 April 2020.

Ia mengatakan untuk meminimalisir perkembangan Covid-19, petugas yang terlibat saat ini sedang menjalani karantina. “Dan untuk hasil tes swab tenaga medis akan keluar besok. jika negatif, maka mereka boleh bekerja lagi. Jika hasilnya positif, maka mereka harus menjalani karantina,” tuturnya.

editor : Zulkifli  sumber : Klikpositif.com

Baca Juga :

Facebook Comments

Google News