SuhaNews – Jemaah Haji dari Kabupaten Solok yang tergabung dalam kloter 13 PDG telah menyelesaikan seluruh rukun ibadah haji yang ditutup denganĀ tawaf wa’da pada Kamis (26/6) jelang pulang ke tanah air yang terlebih dahulu akan menuju Madinah.
Tawaf wa’da atau yang disebut juga dengan tawaf perpisahan dilakukan saat jemaah akan meninggalkan kota Makkah dan hukumnya wajib dilakukan oleh seluruh jemaah haji. Jemaah Haji Kloter PDG 13 akan menuju Madinah Jumat (27/6) pukul 06.Ā Waktu Arab Saudi.

Karena ramainya Masjidil Haram dan sebagian besar para jemaah sudah berusia Lansia dan masuk kategori Risti, maka pelaksanaan tawaf wa’da dilakukan berkelompok dibawah komandoi Ketua Regu dan Ketua Kloter, namun tetap koordinasi penuh dengan Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, Tenaga Kesehatan derta Pendamping Haji Daerah.
Sejak Kamis pagi, para jemaah secara berkelompok bergerak dari hotel 310 di Syasyah menuju Masjidil Haram dengan menggunakan bus shalawat. Bagi yang tidak kuat berjalan menggunakan kursi roda dibantu, jemaah, petugas maupun membayar jasa pendorong kursi roda yang tersedia di sejak di terminal hingga pelataran Masjidil Haram.
Tawaf wa’da, adalah ibadah yang tidak hanya mengandung nilai spritual, tetapi juga menguras emosi dan air mata. Tak sedikit jemaah yang menitik air mata hingga menangis saat berdoa didepan Ka’bah begitu menyelesaikan tawaf Wa’da ini.

Selain berdoa berharap diberi kesempatan kembali menjejakan kaki di tanh suci, juga mendoakan sanak keljarga yang ditinggalkan di tanah air, dan yang pasti munajat untuk diri sendiri yang dimintakan langsung dengah menadahkan tangan didepan Ka’bah adalah kesempatan yang tidak dimiliki oleh semua umat muslim serta entah kapan akan terulang kembali berdo’a Baitullah ini.
Berita Terkait :
- Jelang Pulang ke Solok, Air Mata Tumpah di Depan Kaābah saat Tawaf Wadaā
- Gunakan Kursi Roda, 23 Jemaah Haji Lansia Kloter PDG 13 Selesaikan Tawaf Waāda
- Sempat Terdampak Konflik Israel-Iran, Pemulangan Jemaah Haji Berjalan Lancar
- Dua Kloter Jemaah Haji Tertunda Terbang, Imbas Eskalasi Timur Tengah
- Barang Bawaan Jemaah Haji Tak Lebih dari 32 Kg
- Kunjungi Destinasi Ziarah di Madinah, Jemaah Haji Tidak Dipungut Biaya
- Jemaah Haji reguler Wafat di Tanah Suci, Ini Cara Klaim Asuransinya
- Ini 5 Titik Strategis Pos PPIH Sektor Masjid Nabawi Madinah
- Warga Cupak Wafat di Makkah, Kakan Kemenag Sampaikan Belasungkawa
- Satu Jemaah Haji Kabupaten Solok Wafat i Masjidil Haram
- Nikmati Kota Makkah, Jemaah Haji Solok Naik Kereta Gantung Thaif
- Satu Jemaah Haji Kloter PDG 03 Wafat Dalam Penerbangan dari Jeddah
- Dinamika Haji 2025, Ini Penjelasan Menag Nasaruddin Umar
- Mulai 11 Juni Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air



Facebook Comments