Jelang Pulang ke Solok, Air Mata Tumpah di Depan Ka’bah saat Tawaf Wada’

Jelang Pulang ke Solok, Air Mata Tumpah di Depan Ka'bah saat Tawaf Wada'
Makkah, SuhaNews – Tak terasa sudah 40 hari meninggalkan tanah air untuk menunaikan ibadah haji dan hari ini Senin 18/7 dini hari sebagian besar jamaah haji asal Kabupaten Solok melaksanakan Tawaf Wada’. Tawaf jelang meninggalkan kota Makkah yang menguras emosi mengurai air mata.

Keluar dari hotel, disambut keseibukan kota Makkah yang tak pernah tidur. Dengan menggunakan bus Shalawat jamaah menuju masjidil Haram untuk melaksnakan tawaf Wada. Di Masjidil Haram ribuan jamaah dari berbagai belahan dunia melaksanakan Tawaf.

Usai melaksanakan tawaf, masih ada waktu menjelang masuknya salat Subuh, jamaah menyem;atkan diri naik ke lantai dua, melepaskan pandangan disekitaran Masjidil Haram. Melihat putaran jamaah melaksanakan Tawaf mengelilingi Ka’bah.

Tak terasa air mata mengalir, sebuah rasa yang sulit duntuk diungkapkankan. Emosi antara percaya dan tidak telah berada disini melihat Ka’bah secara langsung, diberi kesempatan dan kemudahan oleh Allah ta’ala sehingga bisa bersujud dan berdoa di depan kiblat ini.

Perasaan yang sama dirasakan jamaah, berat kaki dilangkahkan saat meninggalkan Masjidil Haram, masih ingin disini, berlama-lama disini menikmati nayamannya rumah Allah kiblat umat Islam.

Jelang Pulang ke Solok, Air Mata Tumpah di Depan Ka'bah saat Tawaf Wada' 1

Namun waktu membatasi, hari ini seluruh jamaah haji asal Kabupaten Solok bersama Kloter 4 Debarkasi Padang kembali ke Tanah Air, menempuh perjalanan panjang dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Minang Kabau, Selasa (19/7) pulul 03.55 WIB.

Selamat tinggal kota Makkah, seru kami untuk kembali kesini, bersujud disini berdoa dan mengharap ridha-Nya. Tita

Berita Terkait :

BACA JUGA  Kemenag Padang Panjang Gelar Rapat Evaluasi Program Madrasah

jelang jelang jelang jelang 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakPeserta Jamnas Kota Solok Dibekali Pengolahan Sampah Menjadi Kompos
Artikulli tjetërUpacara di MTsN 2 Solok, Kakan Kemenag Semangati Gen Z Islami