PO. ANS, Setia dengan 1 Mesin dan Karoseri

SuhaNews | PO. ANS yang dirintis oleh H. Anas Sutan Djamaris disebut sebagai salah satu legenda angkutan darat Sumbar – Jakarta dengan kiprah selama puluhan tahun di Lintas Sumatera dikenal setia dengan satu mesin dan karoseri.

Meski pernah berjaya juga di jalur Antar Kota Dalam Propinsi (AKAP) Padang – Bukittinggi maupun Padang – Payakumbuh, PO. ANS lebih dikenal dengan rute Sanutranya Banda Aceh – Denpasar, bahkan pernah jadi pilihan utama di jalur Jakarta – Surabaya di sera 90an.

Tak Mau Kalah, PO ANS Rilis 3 Armada "Bukak Karateh"

Sejak peralihan bus dari era bus Amerika seperti Cevrolet yang khas dengan moncong sebagai mesin sampai berjayanya bus Eropa, Mercedes Benz, PO. ANS yang kini dibawah naungan PT. Anas Nasional Sejahtera dikenal setia dengan mesin Jerman ini.

Mulai dari eranya Mercedes Benz seri LPB yang diperuntukan untuk truk kemudian dipasangkan body bus oleh karoseri yang populer diawal tahun 70 hingga pertengahan, ANS sudah muncul dengan warna merah dan memulai debutnya di lintas Padang – Jakarta.

Kemudian berkembang ke era mesin OF dan body yang lebih besar dengan design khusus bus, PO. ANS terus berkembang mengikuti zaman dan menambah unit serta trayeknya, hingga lahirlah mesin belakang yang dikenal dengan seri OH, ANS tetap setiap dengan Mercedes Benz hingga sekarang sudah menggunakan seri 1626 yang dilengkapi air suspensi.

Untuk karoseri juga begitu, bus yang sekarang tampil dengan warna biru muda ini setia memakai buatan karoseri Morodadi prima pada semua armadanya.

PO. ANS, Setia dengan 1 Mesin dan Karoseri

Produk karoseri Morodadi Prima model Patriot paling melekat dengan PO. ANS. Ditahun 90an saat bus model banteng produk karoseri GMM menjadi idola, PO. ANS tampil dengan model patriot yang dipakai untuk kelas tertinggi saat itu, Super Eksekutif 2-1, sekarang model Patriot dipakai untuk Luxury Class, 26 seta double legret. Moentjak

BACA JUGA  Kabar Sepekan: Galodo Menjelang Subuh di Hari Jumat 15 Januari

Berita Terkait : 

Facebook Comments

Google News