SuhaNews | Memanasnya perang Iran dan Israel di Timur Tengah berpengaruh besar pada transportasi internasional, termasuk penerbangan. Dampaknya sekitar 2500 jemaah umrah asal Sumatera Barat ikut terdampak.
Jemaah Umrah yang berada ditanah suci saat ini, berangkat melalui biro travel dengan paket 12 hari atau paket yang disediakan travel maupun paket full Ramadan yang menjadi favorit jemaah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah propinsi Sumatera Barat Dr. H. M. Rifki, M.Ag, Senin (2/3) di Padang. “Mari kita berdoa semoga oerang ini segera selesai dan tidak berdampak pada jemaah umrah asal Sumatera Barat yang saat ini tengah beribadah di tanah suci,” ujarnya.
H. Rifki mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan umrah di bulan Ramadan untuk mempertimbangkan kembali keberangkatannya, mengingat situasi Timur Tengah saat ini. Hal ini disampaikan, karena tingginya animo masyarakat untuk mengerjakan ibadah Umrah di bulan Ramadhan yang memang punya keistimewaan dan niklai sakral yang berbeda dibanding Umrah dihari biasa.
Seruan ini juga disampaikan kepada biro travel selaku penyelenggara Umrah dari tanah air, untuk menahan diri, meski sekua persiapan dan akomodasi jemaah telah disiapkan dan diurus. Namun karena situasi saat ini, diminta untuk mempertimbangkan kembali.
Himbauan juga disampaikan kepada jemaah Umrah yang saat ini tengah berada di tanah suci yang terdampak dai situasi politik Timur Tengah ini untuk sabar dan ikhlas menunggu keadaan reda.
“Situasi ini akan berdampak juga pada masa tinggal dan akomodasi jemaah, untuk itu kami berharap, biro travel dapat melayani dan mmenuhi akomodasi jemaah secara baik,” ujar H. Rifki.perang perang perang
H. Rifki mengajak masyarakt berdoa, kondisi Timur Tengah segera membaik dan tidak berlarut agar tidak berdampak pada penyelenggaraan Haji tahun ini. Disebutkannya, persiapan administrasi dan teknis yang dilakukan Kementerian Haji telah mencapai 90 persen, termasuk visa jemaah.
Mantan Kasubag Humas Kanwil Kemenag Sumbar ini menyampaikan agar jemaah Umrah maupun biro travel untuk selalu berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah Indonesia yang ada di Arab Saudi maupun Konsulat Jenderal R.I yang ada disana. Fendi
Berita Terkait :



Facebook Comments