Perdana di 2023, Pacu Jawi di Sungai Tarab Diramaikan Wisatawan Manca Negera

SuhaNews – Pacu Jawi adalah sebuah acara yang diadakan di Alek Anak Nagari, Kabupaten Tanah Datar setelah panen padi. Sekarang ini, Pacu Jawi bukan hanya merupakan tradisi, tetapi juga menjadi tujuan wisata bagi wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara

Alek Pacu Jawi di Kabupaten Tanah Datar diselenggarakan di empat kecamatan yaitu Kecamatan Pariangan, Rambatan, Lima Kaum, dan Sungai Tarab dengan dukungan dari alek anak nagari, acara ini diharapkan akan sukses. Wakil Bupati Richi Aprian menyampaikan hal tersebut pada saat pembukaan Alek Pacu Jawi di Sawah Subarang Jorong Koto Hiliang, Kecamatan Sungai Tarab, pada hari Sabtu (7/1).

Acara ini merupakan sebuah tradisi yang telah lama diadakan di Tanah Datar, namun seiring dengan perkembangan zaman, acara ini juga telah menjadi tujuan wisata bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kecamatan-kecamatan tersebut akan bekerja sama untuk menyelenggarakan acara ini dengan sukses.

Pacu Jawi adalah sebuah acara yang diselenggarakan oleh anak nagari kita, dan sekarang sudah menjadi terkenal di seluruh dunia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya para pencinta fotografi dari dalam dan luar negeri yang datang untuk mengabadikan momen-momen yang menarik dalam pacu jawi di atas lumpur sawah.

Oleh karena itu, marilah kita semua mendukung acara ini bersama-sama. Acara ini merupakan sebuah tradisi yang telah lama diadakan di daerah tersebut, namun seiring dengan perkembangan zaman, acara ini juga telah menjadi tujuan wisata bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Acara ini tidak hanya menyajikan pertandingan yang menarik, tetapi juga menyajikan keindahan panorama sawah yang menghiasi daerah tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Pacu Jawi bukan hanya merupakan acara alek anak nagari, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi. Hal ini terbukti dengan kehadiran banyak tokoh, anggota DPRD Provinsi Sumbar, anggota DPRD Tanah Datar, Camat, Forkopimca, Wali Nagari, dan ribuan masyarakat yang hadir pada acara tersebut. Acara ini merupakan sebuah tradisi yang telah lama diadakan di daerah tersebut, namun seiring dengan perkembangan zaman, acara ini juga telah menjadi tujuan wisata bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Acara ini tidak hanya menyajikan pertandingan yang menarik, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan sosial antar masyarakat di daerah tersebut.

BACA JUGA  Diresmikan Kakanwil, MAN 2 Bukittinggi Miliki Perpustakaan Digital

Wakil Bupati juga menambahkan bahwa acara ini sangat bermanfaat, selain meningkatkan harga sapi, Pacu Jawi juga menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang berjualan aneka makanan, minuman, dan produk lainnya selama acara berlangsung.

Acara ini merupakan sebuah tradisi yang telah lama diadakan di daerah tersebut, namun seiring dengan perkembangan zaman, acara ini juga telah menjadi tujuan wisata bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Selain menyajikan pertandingan yang menarik, acara ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dengan cara membuka lapangan kerja sementara bagi masyarakat yang berjualan produk-produk tersebut.

Wabup Richi Aprian juga menyambut baik kehadiran wisatawan domestik dan mancanegara yang datang melalui biro perjalanan untuk menyaksikan alek pacu jawi di Kabupaten Tanah Datar. Acara ini merupakan sebuah tradisi yang telah lama diadakan di daerah tersebut, namun seiring dengan perkembangan zaman, acara ini juga telah menjadi tujuan wisata bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Selain menyajikan pertandingan yang menarik, acara ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dengan cara membuka lapangan kerja sementara bagi masyarakat yang berjualan produk-produk tersebut.

H. M. Dt Bijo Anso, tokoh masyarakat yang hadir pada alek pacu Jawi ini menyampaikan antusiasnya akan kebangkitan pariwisata khususnya pacu jawi ini.

“Semoga dengan digekarnya kembali pacu jawi ini membangkitkan kembali ekonomi masyarakat yang sempat menurun akibat pandemi,” ujar H. M. Dt Bijo Anso.

Dijelaskannya, selain sampak secara ekonomi, pacu jawi juga menjadi salah satu perekeat silaturrahmi masyarakat. Karena momen ini mampu mengumpulkan banyak orang dari berbagai kalangan dan usia yang membaur dalam satu arena.

BACA JUGA  Tekuk Atalanta 1-0, Juventus Juara Coppa Italia 2023/2024

H. M. Dt Bijo Anso berharap event ini terus didukung pemerintah daerah yang dilakasankan secara kontinu. Andra

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News