Payakumbuh, SuhaNews – Bertempat di Aula Ngalau Indah Balaikota Payakumbuh, Senin ( 5/6/23 ). Dilepasnya secara resmi 249 Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Payakumbuh pada musim haji 1444 H/2023 M oleh Pj. Wali Kota Payakumbuh didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pyakumbuh H. Joben . Juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Kepala OPD, Ketua MUI, Ketua IPHI Kota Payakumbuh dan para JCH Kota Payakumbuh.
Pj. Wako Rida Ananda dalam sambutannya mengatakan, ibadah haji ke Baitullah merupakan salah satu rukun Islam yang membutuhkan kesiapan dan kekuatan fisik dan mental. Haji bukanlah sekadar perjalanan fisik semata, tetapi juga perjalanan spiritual yang mengajarkan tentang kesucian jiwa, kesetaraan manusia, kesabaran, keteguhan hati, serta kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.
Kakan Kemenag Kota Payakumbuh, Joben mengatakan bahwa seluruh JCH asal Kota Payakumbuh yang tergabung dalam Kloter XI dan Kloter XVII akan diberangkatkan menuju embarkasi Padang pada Rabu (14/06/2023) pukul 13.00 WIB dari GOR M. Yamin Kubu Gadang. Dan Kamis (15/06/2023) langsung diterbangkan menuju Jeddah dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
“Dari 249 JCH ini 10 orang diantaranya masih tergabung dalam Kloter XVII. Dan kita terus mengupayakan yang 10 ini bisa tergabung dan berangkat bersama Kloter XI,” ucapnya.
Nanti jamaah haji kita ini akan kembali ke tanah air dijadwalkan berangkat dari Madinah tanggal 27 Juli 2023 dan tiba di BIM tanggal 27 Juli 2023 pulul 18.40 WIB,” tambahnya.
Joben menyebut, sejak tahun 2011 lalu, keberangkatan jamaah haji tahun 2023 ini merupakan yang terbanyak diberangkatkan dari kota payakumbuh. Bahkan katanya, jumlah tersebut mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2022 yang hanya 127 orang jamaah haji.
“Untuk tahun ini, jamaah tertua bernama Maryam Damin Naaman usia 89 tahun dari Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, dan yang termuda berusia 24 tahun atas nama Vithasya Mizalatulchair Ruzalyan dari Padang Tiakar,” pungkasnya.
“Ibadah haji adalah peluang untuk menghapus dosa-dosa kita dan meningkatkan derajat kita di sisi Allah SWT. Selama melaksanakan ibadah haji, kita akan menjadi tamu Allah SWT di rumah-Nya yang suci,” kata Joben.
Hal yang harus di perhatikan persiapan fisik, persiapan dan yang utama adalah “ menjaga kesehatan tubuh dengan pola makan yang seimbang, dan istirahat yang cukup” . Kesampinkan dulu urusan dunia untuk sementara waktu yang menganggu kita dalam beribadah ‘” ucapnya.
“Selama perjalanan ibadah haji, mungkin saja kita akan diuji dengan berbagai tantangan dan rintangan. Oleh karena itu, saudara-saudara harus bersikap sabar, ikhlas, dan tawakkal kepada Allah SWT dalam menghadapi segala situasi,” tutup Joben. Widya77/Algery
Berita Terkait :
249 249 249 249



Facebook Comments