Bangun Tugu Selamat Datang, Payakumbuh dan Lima Puluh Kota Duduk Semeja

Payakumbuh, SuhaNews – Pemerintah Kota Payakumbuh dan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota duduk semeja untuk membahas rencana pembangunan tugu selamat datang di Kota Payakumbuh, Selasa sore (3/6/2025) di District Resto & Cafe, Tanjuang Anau. 

Musyawarah Badunsanak ini dihadiri oleh dua pucuk pimpinan daerah, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang, Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Sekretaris Daerah, Asisten, Camat, Lurah, serta perwakilan masyarakat dari kedua wilayah, tokoh adat, ketua pemuda, pemilik lahan, dan Badan Musyawarah (Bamus) Nagari.

Baca juga: Wawako Ekos Albar Resmikan Tugu Latsitardanus XLIII

Rencana pembangunan tugu selamat datang ini merupakan respons terhadap aspirasi masyarakat Payakumbuh yang menginginkan identitas visual saat memasuki Kota Payakumbuh. Lokasi pembangunan direncanakan berada di kawasan Tanjuang Anau, yang berbatasan dengan Kecamatan Harau.

“Tugu yang akan dibangun ini bukan penanda batas wilayah administratif, melainkan simbol sambutan kepada siapa saja yang memasuki Kota Payakumbuh,” ujar Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta.

Tugu ini hanya sebagai penanda visual bahwa seseorang telah memasuki Kota Payakumbuh. Ini tidak akan mengubah batas wilayah yang telah diatur secara resmi oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Kami tegaskan bahwa ini bukan persoalan tapal batas, tapi bagaimana kita menyambut masyarakat dengan baik,” ujar Zulmaeta.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Elzadaswarman menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka agar tidak terjadi mispersepsi di tengah masyarakat.

“Kita tidak ingin pembangunan ini menimbulkan kegaduhan atau persepsi negatif. Karena itu, kami hadir di sini, berdiskusi langsung dengan masyarakat dan pemerintah kabupaten. Prinsipnya, tugu ini tidak mengganggu hak hak warga, baik secara administratif maupun sosial,” katanya.

Pemerintah Kota Payakumbuh pun menyampaikan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota serta menghormati ketetapan hukum dan adat yang berlaku.

BACA JUGA  Tim Penilai Pasaman Barat Nilai TP-PKK Nagari Rabi Jonggor

Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, menyambut baik musyawarah tersebut dan berharap semangat koordinasi seperti ini terus dijaga.

“Ini contoh baik bagaimana dua pemerintahan bisa duduk bersama, berdiskusi, dan mendengar masyarakat. Kita akan terus berkoordinasi agar semua langkah ke depan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Baca juga: Jadi Ikon Baru Kota Padang, Tugu APEKSI Bakal Diresmikan 8 Agustus

Facebook Comments

Google News