SuhaNews — Warga Kabupaten Agam yang terpapar covid-19 menjadi empat orang. Hal ini diketahui setelah Tim Laeboratorium Biomedik Unand Padang menuntaskan pemeriksaan swab hasil tracking level I pada AG dan J, Senin (4/5) malam.
Bupati Agam, Indra Catri dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam menerima laporan tersebut dari dr. Andani Eka Putra.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 8 orang, yakni dua orang anak dari J (62) warga Payakumbuh, yang menetap di Padang Tarok, dan 6 orang lagi dari tracking AG. 2 orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19. 1 orang berinisial WR anak dari AG, sementara itu AE, anak dari OTG dari J.
Dari hasil pemeriksaan labor tersebut, 2 sampel swab test yang diajukan dinyatakan positif terpapar virus corona, masing-masing pasien berinisial WR, anak dari pasien AG dan AE anak dari OTG pasien J.
“Dengan demikian, di Kabupaten Agam kini tercatat sebanyak 4 pasien dinyatakan positif terpapar Corona Virus Disease 2019 itu dalam 4 hari terakhir,” ujar Bupati Agam Dr. Indra Catri saat memberikan keterangan, terkait dengan perkembangan hasil pemeriksaan labor yang dilakukan tim Labor Biomedik Unand Padang, Senin, (4/5) malam.
Indra Catri menjelaskan, khusus WR anak dari AG, segera dirujuk ke RSAM Bukittinggi untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan AE, anak dari J sudah lebih dahulu diisolasi di RSAM Bukittinggi bersama orang tuanya.
Dengan demikian, sampai Selasa ini, sudah tercatat 4 orang PDP dan OTG yang positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Agam.
Dengan keluarnya hasil pemeriksaan labor itu, papar Indra Catri, pihaknya dapat mengambil kebijakan dengan cepat dan menentukan langkah strategis lainnya. Sesuai hasil keputusan rapat darurat yang digelar di ruang video conference Covid-19 Kantor Bupati Agam, Selasa,(5/5) dini hari.
“Pemeriksaan swab terhadap hasil tracking Level 2 diharapkan dapat diselesaikan Selasa ini,” harap Indra Catri.
Kepastian ini penting, jelas Bupati Agam, agar keragu-raguan masyarakat yang pernah berinteraksi, baik dengan J maupun AG segera dapat kepastiannya.
Seluruh Tim GTP2 Covid-19 Agam dan jajaran sampai ke tingkat kecamatan dan nagari, akan melakukan serangkaian penanganan sekaligus antisipasi penyebaran Covid-19 di lapangan.
“Kita dituntut bekerja lebih keras untuk menuntaskan hal ini,” tegas Indra Catri.
Bupati Agam itu mengungkap terimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pimpinan Labor Biomedik Unand Padang dr. Andani dan Balai Veteriner Baso yang telah memproses dengan cepat swab yang diajukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Agam. Sehingga hasil dan kesimpulan yang harus dilakukan lebih cepat diambil pihaknya.
Bupati Indra Catri juga berterimakasih kepada seluruh jajarannya di Pemerintah Kabupaten Agam bersama Tim GTP2 Covid-19 Agam, yang sudah bekerja keras melakukan tracking level I dan Level II sepanjang hari.
“Proses kerja masih panjang, bahkan tantangan akan semakin berat menyusul hasil swab ini,” ujar lulusan Doktor IPDN Sumedang ini.
Editor: Wewe Sumber: Prokabar.com
Baca Juga:



Facebook Comments