BKMT Kota Bukittinggi Tekan MoU dengan Yayasan Wakaf Produktif Abadi Peduli

Bukittinggi, SuhaNews — Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bukittinggi terus memperkuat perannya dalam menggerakkan kepedulian sosial dan pemberdayaan umat. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BKMT Kota Bukittinggi dengan Yayasan Wakaf Produktif Abadi Peduli Bukittinggi, Senin (9/3/2026) bertempat di Sekretariat WPC Bukittinggi.

 

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua BKMT Kota Bukittinggi, H. Syamsul Bahri, yang didampingi sejumlah pengurus dan anggota BKMT. Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan wakaf secara produktif guna mendukung berbagai program dakwah, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Ketua BKMT Kota Bukittinggi, H. Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperluas manfaat wakaf bagi masyarakat. “Melalui sinergi ini, kami berharap wakaf dapat dikelola secara produktif sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus mendukung kegiatan dakwah, sosial, dan pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, BKMT sebagai organisasi yang aktif dalam pembinaan umat akan terus mendorong lahirnya berbagai program yang mampu meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Wakaf Produktif Yayasan Wakaf Produktif Abadi Peduli Bukittinggi, Fauzan Azim menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan potensi wakaf agar lebih produktif, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat. mou mou

IMG 20260309 WA0026 e1773114499283

Melalui kerja sama ini, diharapkan berbagai program wakaf produktif dapat dikembangkan secara lebih luas dan berkelanjutan, sehingga mampu menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat di Kota Bukittinggi. (Syafrial)

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  TP-PKK Nagari Pakan Sinayan Mendapatkan Pembinaan dari TP-PKK Agam

Google News