Buka Rakor Pendidikan Madrasah, kakan Kemenag Kab.Solok Sampaikan 3 Hal

Buka Rakor Pendidikan Madrasah, kakan Kemenag Kab.Solok Sampaikan 3 Hal
Koto Baru, SuhaNews – Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok H. Zulkifli membuka rapat koordinasi (Rakor) pendidikan madrasah, Senin (73/) di aula hubbul wathan. Dalam kesempatan ini disampaikan tiga hal untuk kemajuan pendidikan madrasah.

Kasi Penmad Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H.Syamsul Bahri dalam laporannya menyampaikan bahwa agenda utama rakor ini adalah persiapan pelaksanaan ujian nasional, ujian akhir madrasah, ujian semester dan penerimaan peserta didik baru.

Selain itu dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Kantor Kemenag Kabupaten Solok dengan Muslimah Group sebagai upaya meningkatkan skill siswa madrasah sebagai bagian dari madrasah mandiri berprestasi.

Menutup laporannya Kasi Penmd juga menyampaikan bahwa dalam rakor ini juga akan dilakukan penandatanganan kerjasama dengan BPJamsostek untuk perlindungan bagi guru honor dan pegawai sukarela di madrasah.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok H. Zulkifli yang membuka rakor mengajak para kepala madrasah se kabupaten Solok untuk sama-sama mewujudkan madrasah mandiri berprestasi dan menciptkan lulusan ahli fikir dan ahli zikir.

“Dalam kesempatan ini mari sama-sama kita kuatkan niat untuk menjadikan siswa madrasah sebagi sosok ahli fikir dan ahli zikir,” ujar Zulkifli memberi semangat.

Ahli fikir yang yang dimaksud adalah siswa dan lulusan cerdas secara intelektual dan memiliki integritas ditengah masyarakat. Sedangkan ahli zikir, adalah kemamluannya ibadahnya membentuk dan mempengaruhi akhlah dan kecerdasan emosionalnya.

Dalam kesempatan ini, Kakan Kemenag juga meminta setiap madrasah untuk 3 hal, pertama memiliki program unggulan sebagai identitas. kedua menyiapkan konsep untuk menciptakan siswa dan lulusan unggul dalam iman, ilmu dan iptek. Ketiga menyukseskan robotik sebagai program ekstra kurikuler wajib di madrasah dan Tahfiz sebagai kurikulum madrasah.

BACA JUGA  6 Guru SMP Terkonfirmasi Positif Covid-19, Belajar Tatap Muka di Padang Panjang Dihentikan

Zulkifli menjabarkan, Tahfiz menjadi kurikulum madrasah bertujuan agar semua lulusan madrasah menjadi penghafal Al Qur’an. Untuk tahap awal dilakukan secara bertingkat, jumlah hafalan disesuaikan dengan tingkat pendidikan.

“Sedangkan robotik, selain memacu kreatifitas siswa dibidang teknologi dan digital sebagai kemajuan zaman saat ini, yang dibarengi dengan memanfaatkan benda dan peralatan yang ada dilingkiungan siswa,” pungkas Zulkifli.

Dalam rakor ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Kakan Kemenag dengan pimpinan Muslimah Group Almito, serta pemaparan kerjasama dengan BPjomsestek. Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakGusman Piliang Minta Penyuluh Agama Lakukan Trauma Healing pada Korban Gempa
Artikulli tjetërLawan Mager, Mahasiswa Raih Prestasi Silat Lewat Latihan Daring