Bupati Buka Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Kabupaten Solok

Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok diwakuli Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Solok, Zainal Jusmar membuka Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar bagi Guru Penggerak Angkatan 4 Kabupaten Solok, Minggu (16/10) di Ruang Solok Nan Indah, Arosuka.

“Guru penggerak Kabupaten Solok diharpkan bisa membawa kemajuan bagi dunia pendidikan,” harap Zainal Jusmar.

Baca juga: Tenaga Pendidik Ponpes Modern Al Kautsar Ikuti Lokakarya IHT

Ke depan, jelas Zainal Jusmar, harapan tertumpang kepada para guru penggerak ini. Merekalah yang diharapkan menjadi kepala sekolah profesional, dan dari kepala sekolah penggerak pulalah akan lahir pengawas penggerak.

“Lokakarya 7 yang digelar oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Sumatera Barat ini diikuti oleh 17 Pengajar Praktik (PP) dan 54 Calon Guru Penggerak (CGP),” ujar Ketua Pelaksana, Firdaus.

Pada lokakarya ini, jelas Firdaus, ditampilkan hasil aksi nyata para CGP yang telah mengikuti pembekalan selama sembilan bulan, sejak Oktober 2021 lalu.

“Akibat pandemi Covid-19, pembekalan CGP justru sudah mencapai 1 tahun 4 hari, sehingga menjadi pembekalan CGP terpanjang dari semua angkatan,” jelas Firdaus.

Pertemuan pertama atau lokakaray 0 (Nol), jelas Firdaus, yang juga sebagai Pengajar Praktik bagi CGP, dilaksanakan pada 11 Oktober 2021 di SMKN 1 Lembah Gumanti, sementara Lokakarya 7 baru digelar pada Minggu, 16 Oktober 2022, sehingga mencapai 1 tahun.

Sementara Alberi Murnawi, salah seorang CGP mengatakan bahwa pada awalnya memang ada sak wasangka terhadap program CGP ini, tetapi setelah diiikuti ternyata sangat mengasyikkan untuk bisa mengelola pembelajaran yang menyenangkan.

“Allah tidak akan mengubah nasib seseorang, kecuali dirinya sendiri yang melakukan perubahan,” ujar Alberi, guru SMAN 2 Sumbar dan seorang ulama ini.

Pada program  sekolah penggerak ini, jelas Alberi, sangat dituntut kesadaran sendiri untuk berubah ke arah yang lebih baik. Keinginan kuat itulah yang harus ditumbuhkembangkan dalam diri masing-masing.

BACA JUGA  Masyarakat Silungkang Sawahlunto Peringati Perjuangan Melawan Belanda

“Pada Festival Panen Hasil Belajar ini, ditampilkan hasil aksi nata dari para CGP di sekolah masing-masing,” jelas Firdaus.

hasilBeragam aksi nyata tersebut bisa dilihat peserta lokakarya melalui stand pameran masing-masing kelompok CGP. Jadi selain mempresentasikan aksi nyata (best practice), kegiatan lokakarya 7 ini juga diisi dengan pameran hasil karya guru dan siswa.

Lokakarya 7 ini, diisi dengan beragam kegiatan berbagi pengalaman praktik baik dari CGP, presentasi aksi nyata terbaik, pameran dan drama kolosal, yang menceritakan tentang perjalanan CGP mulai dari proses seleksi, hingga selesai  mengikuti seluruh agenda CGP ini, yang diakhiri dengan Lokakarya 7 ini.

Seperti harapan Kadis Dikpora Zainal Jusmar, Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah III Solok Raya, Isra juga berharap agar best practice (pengalaman terbaik) para Guru Penggerak ini bisa dibagi dan ditularkan kepada lingkungan terdekat.

“Setelah ini masih ada kegiatan lokakarya 8 dan 9 serta pendampingan individu,” jelas Firdaus. (Wewe)

Baca juga: Balai Guru Penggerak Sumbar Lakukan Audiensi dengan Pemkab Sijunjung

Facebook Comments

Google News