Bus Yoanda Prima jadi Korban Pelemparan Batu di Sungai Dareh

yoanda
Muaro Bungo, SuhaNews – Ditengah bangkitnya bisnis angkutan darat yang ditopang beroperasinya tol Tran Sumatera, aksi pelemparan batu terhadap bus menjadi momok, baik bagi awak bus, pengusaha bahkan penumpang.
Terbaru, bus Yoanda Prima jurusan Padang – Palembang jadi korban pelemparan batu OTK di kawasan Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat awal pekan ini.

Lokasi pelemparan batu ini menyebar di sepanjang jalur Lintas Sumatera, tak hanya Lintas Tengah dan Lintas Timur, di dalam Tol Tran Sumatera kawasan Palembang juga terjadi, seperti yang dialami oleh bus NPM beberapa waktu lalu. Bus Sutan Class ini dilempar OTK dari atas jembatan layang yang mengakibatkan kaca depan bus pecah.

Semua perusahaan bus yang beroperasi pernah mengalami armadanya dilempar batu oleh pihak tak bertanggung jawab ini. Dan kejadian ini terus berulang dengan lokasi yang berbeda.

Terbaru, bus Yoanda Prima jurusan Sumbar – Palembang yang menjadi korban. Kaca samping kiri dekat pintu belakang pecah akibat kena lemparan batu di daerah Sungai Dareh kabupaten Dharmasraya.

Dapatkan info terbaru seputar bus Lintas Sumatera dengan meng subscribe, like dan aktifkan notfikasi chanel Youtube : Yudi Kota Lintas

Son, crew bus Yoanda Prima ini menceritakan, jika busnya dilempar batu di kawasan Sungai Dareh. Ia berharap adanya tindakan dari aparat terkait terhadap para pelaku. Karena ini berakibat fatal pada penumpang dan jika yang kena kaca depan melukai pengemudi akibatnya akan lebih buruk lagi.

“Kami dari awak bus berharap tindak lanjut pada pelaku pelemparan bus ini, baik di jalan umum maupun di jalan tol,” harap Son diujung bincang singkatnya saat berhenti di Muaro Bungo sebelum melanjutkan perjalanan menuju Palembang. Yudi | Moentjak

BACA JUGA  Kepala MTsN 4 50 Kota Ajak Anggota MGMP Bahasa Indonesia Berinovasi

Berita Terkait :

 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakWali Kota Sawahlunto Deri Asta Buka Diklat Paskibra
Artikulli tjetërWulan Denura Buka Pelatihan Menjahit bagi 32 Warga Kota Payakumbuh