Covid-19 Kabupaten Solok: 10 Terkonfirmasi, Salah Seorang Meninggal Dunia

Melonjak, 13 Warga Kota Solok Terkonfirmasi Positif Covid-19
Arosuka, SuhaNews – Warga Kabupaten Solok terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia bertambah 1 orang sehingga total meninggal menjadi 26 orang.

Adapun yang meninggal dunia tersebut yakni Perempuan 67 thn, alamat Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah gumanti, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dengan gejala sesak nafas, penurunan kesadaran, demam dan batuk, yang bersangkutan meninggal Mingu, 11 April 2021 di RSUD Arosuka.

Baca juga: Covid-19 Kabupaten Solok: Jelang Ramadan, 15 Warga Dinyatakan Sembuh

“Total warga yang rerkonfirmasi sebanyak 1.099 orang, yang terdiri atas karantina mandiri 102 orang, dirawat 19 orang, meninggal 26  orang dan sembuh 952 orang.” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Senin (12/4/2021)  di Arosuka.

Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak  13.215 (tiga belas ribu dua ratus lima belas) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan POOL TEST Kabupaten Solok.

Zonasi Daerah di Sumatera Barat pada minggu ke-57, 11  s/d  17 April  2021, jelas Syofiar Syam,  Kabupaten Solok masih lagi masuk dalam zona oranye  (Resiko Sedang) dengan Skor 2,15.

“Kasus konfirmasi ada tambahan sebanyak 10 orang,” tambah Syofiar Syam.

Baca juga: Didominasi Guru, Warga Kabupaten Solok Terkonfirmasi Covid-19 Membludak

Adapun 10 warga yang terkonfirmasi,  yakni :

  1. Perempuan 49 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kubung, pekerjaan IRT, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi. Yang berngsangkutan karantina mandiri.
  2. Laki-laki 53 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan Guru SD Koto baru, merupakan kasus spesimen massal guru. Yang berngsangkutan karantina mandiri.
  3. Laki-laki 18 thn, alamat Nagari koto baru Kec. Kubung, pekerjaan Swasta, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi. Yang berngsangkutan karantina mandiri.
  4. Perempuan 14 thn, alamat Nagari koto baru Kec. Kubung, pekerjaan Pelajar, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi dg gejala batuk Yang berngsangkutan karantina mandiri.
  5. Laki-laki 2 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, merupakan kontak erat dengan kasus komfirmasi. Yang berngsangkutan karantina mandiri.
  6. Laki-laki 28 thn, alamat Nagari koto baru Kec. Kubung, pekerjaan Karyawan Swasta, merupakan kasus suspek, perjalanan dari Painan dengan gejala batuk, sakit tenggorokan dan Anosmia. Yang berngsangkutan karantina mandiri.
  7. Perempuan 44 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan Honorer, merupakan kasus spesimen massal guru. Yang berngsangkutan karantina mandiri.
  8. Perempuan 62 thn, alamat Nagari Singkarak, Kec. X Koto Singkarak, pekerjaan Pensiunan ASN, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi. Yang berngsangkutan karantina mandiri.
  9. Perempuan 60 thn, alamat Nagari Muara Panas Kec. Bukit sundi, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dari RS M. Natsir dengan gejala demam dan hilangnya rasa penciuman. Yang berngsangkutan karantina mandiri.
  10. Perempuan 67 thn, alamat Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah Gumanti, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dg gejala sesak nafas, penurunan kesadaran, demam dan batuk,. Yang bersangkutan meninggal pada Minggu, 11 April 2021 di RSUD Arosuka.
BACA JUGA  Cegah Covid-19, Masyarakat Cupak Ciptakan Desinfektan Secara Mandiri

“Kasus konfirmasi sembuh  ada tambahan sebanyak 3 (tiga) orang,” tambah Syofiar Syam.

Tiga warga yang dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif, yakni:

  1. Perempuan 59 thn, alamat Nagari Koto Gaek, Kec. Gunung Talang, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Talang, Karantina mandiri.
  2. Laki-laki 60 thn, alamat Nagari Koto Gaek, Kec. Gunung talang, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Talang, Karantina mandiri.
  3. Perempuan 62 thn, alamat Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah Gumanti,merupakan kasus suspek / PDP, DIRAWAT di RSUD Arosuka. (Wewe)

Baca juga: Kembali, 7 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Facebook Comments

loading...