Gubernur Sumbar Serahkan Ventilator dari PT. Bukit Asam dan Wardah ke RSAM Bukittinggi

181
venti
Padang, SuhaNews — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa 3 unit ventilator dan dan 1000 APD. Ketiga ventilator ini, 2 unit berasal dari PT. Bukit Asam dan 1 ventilator dari Wardan (Paragon). 

“Tiga unit ventilator dan 1000 APD ini diserahkan untuk Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi,” ujar Irwan Prayitno Selasa (2/6/2020).

Ventilator-ventilator yang diterima ini, jelas Gubernur Irwan,  disiapkan  untuk mendukung penambahan bed di Ambun Suri RSAM sekitar 100 bed yang membutuhlan empat lantai.

“Saat ini diluar Ambun Suri itu, ada42 bed yang sudah dipakai. Berdasarkan anjuran WHO, Kemenkes, Kemendagri, dan BNPB untuk penerapan New Normal kita harus meningkatkan Sistem Kesehatan melalui penambahan infrastruktur kesehatan.
Untuk itu perlu penambahan 100 bed lagi” ungkap Gubernur

Kepala Bagian Umum RSAM Bukittinggi, Indra Sonny mengatakan  kepada Tim MMC Diskominfo, bahwa semenjak pertengahan Maret lalu RSAM Bukittinggi sudah melayani pasien Covid-19.

“Ini sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : HK 01.07/Menkes/169/2020 tentang Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging (PIE),” ujar Indra yang juga merupakan Koordinator Krisis Centre Covid-19 RSAM Bukittinggi.

Menurutnya RSAM Bukittinggi telah merawat sebanyak 116 pasien PDP dan terkonfirmasi positif Covid-19, dengan pasien sembuh sebanyak 20 orang.

Disinggung mengenai kesiapan sarana prasarana RSAM, Indra mengakui pihaknya terus mengupayakan berbagai penambahan guna menunjang penanganan dan pelayanan pasien Covid-19.

“Awalnya kapasitas RSAM tersedia hanya untuk 6 Tempat Tidur (TT), kemudian berdasarkan keputusan Direktur dikembangkan menjadi 26 TT pada April 2020. Selanjutnya akan diupayakan lagi penambahan menjadi 142 TT hingga 150 TT, pada Juni ini,” jelas Indra.

Selain itu juga terdapat pengalokasian dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dari APBD Pemprov Sumbar sebesar Rp17 Miliar.

Di samping itu, papar Indra, sejumlah bantuan terus mengalir, baik dari instansi pemerintah, BUMN, pihak swasta, partai politik maupun perorangan. Bantuan yang diterima  diantaranya berupa APD, alat kesehatan ataupun berbentuk suplemen makanan.

“Renovasi ruangan untuk pengembangan pelayanan pasien Covid-19 penting untuk disegerakan,” jelas Indra.

Dijelaskan bahwa RS ini butuh ruangan bertekanan negatif dengan saringan sirkulasi udara yang memakai Hevafilter. Ini tentu membutuhkan alokasi dana yang cukup besar.

“Hal ini sudah kita usahakan sesegera mungkin untuk terealisasi,” tutup Indra (Rel/Wewe)

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...