Gubernur Sumbar Tanggapi Beroperasinya Bus AKAP Tujuan Jakarta

818
rantau
Suasana pool PT. NPM pada lebaran 2019 yang lalu.
SuhaNews. Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dari Sumbar kembali beroperasi, diantaranya tujuan Jakarta. Sejak Senin 18 Mei 2020 yang lalu PT. NPM yang berkantor pusat di Padang Panjang kembali melayani pelanggannya. Begitu juga PT. MPM  yang berkantor di Pisang jalan By Pass Padang juga kembali beroperasi.

Dilansir oleh Langgam.id, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan jika bus tersebut membawa penumpang untuk mudik maka tidak dibolehkan. Apalagi bukan cuma Sumbar, di provinsi lain pun mereka juga akan dihentikan karena ada Pembtasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

operasi

“Pokoknya kalau pulang mudik tidak boleh, kemarin kita juga rapat dengan Menko dan diputuskan mudik tidak boleh,” kata Irwan di Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (20/5).

Gubernur menyebutkan, dalam larangan mudik pun ada yang dikecualikan yaitu mereka yang ditugaskan seperti dari ASN, Polri, dan TNI atau petugas kesehatan. Mereka yang dimaksud menurutnya juga tidak mungkin akan menggunakan bus.

“Orang-orang penting yang dimaksud mungkin tidak naik bus tiga hari dua malam. Pasti naik pesawat lah mereka, apalagi mereka dibayar negara, masa tenaga kesehatan naik bis,” ulasnya.

operasi

Menurut Gubernur, kalau ada yang melakukan perjalanan lewat bus kemungkinan besar adalah masyarakat biasa yang ingin mudik ke kampung halaman. Pihaknya juga sudah menyurati kepada perusahaan angkutan agar menghentikan operasional.

“Kalau mereka datang disuruh balik, tidak ada cerita, tapi belum sampai ke Sumbar mereka juga disuruh balik, naik feri juga tidak bisa,” tutupnya.

Selain PT. NPM dan PT. MPM beberapa perusahaan bus lainnya juga akan segera beroperasi, seperti Transport Express Grup yang bermarkar di Lubuk Alung Padang Pariaman maupun Lubuk Basung Jaya express.

editor : Moentjak sumber : Langgam.id

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...