Koto Baru, SuhaNews. Menyonsong tahun anggaran 2021, Kantor Kemenag Kab. Solok menggelar rapat penyusunan anggaran. Acara yang diikuti oleh bendahara dan operator keuangan ini berlangsung Rabu (22/7) di aula Hubbul Wathan.
Dalam arahan pembukaan, Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok H. Alizar menyebut bahwa serapan dan pengelolaan anggaran merupakan salah satu kunci sukses kinerja lembaga pemerintah yang ditandai dengan hasil WTP dan implementasi ZI WBK.
Perencana Kantor Kemenag kab. Solok Haryanto, SE selaku pimpinan dapat dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat ini dalam rangka menginput usulan anggaran 2021 dari masing-masing satker di jajaran Kantor Kemenag Kab. Solok ke dalam aplikasi SAKTI yang terkoneksi langsung dengan Kementerian Keuangan.
“Peserta 24 orang yang terdiri dari bendahara dan operator pengelola keuangan di Satker jajaran Kemenag Kab. Solok. Satker tersebut adalah 4 berada di Kantor Kemenag, 3 Madrasah Aliyah Negeri dan 7 Madrasah Tsanawiyah Negeri,” ujar Haryanto, SE.
Haryanto juga menyampaikan, sebelum menggelar pertemuan dengan dengan para operator dan bendahara Satker, Perencana Kantor Kemenag kab. Solok juga sudah mengikuti pertemuan virtual terkait penyusunan anggaran ini dengan Perencana Kanwil Kemenag Sumbar dan DJPB Sumbar.
Untuk itu ia berharap, yang akan diinpurke dalam aplikasi SAKTI oleh operator ini merupakan rumusan rencana anggaran 2020 sesuai dengan kebutuhan organisasi petunjuk dari DJPB.
Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok, H. Alizar dalam arahannya menyampaikan bahwa anggaran yang disusun adalah anggaran berbasis kinerjayang peruntukannya bukan kebuhan individu tapi kebutuhan organisasi.
Ditegaskan oleh H. Alizar, dengan adanya Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (ZI WBK) maka setiap individu di jajaran Kementerian Agama berkewajiban menegakannya.
”Salah satu kunci sukses ZI WBK adalah serapan anggaran dengan output yang sebanding serta optimal dalam pengelolaannya,” tegas H. Alizar.
H. Alizar juga menegaskan bahwa usulan yang dianggarakan adalah benar-benar kebutuhan Satker yang akan menunjang kinerja dan untuk kepentingan lembaga, baik untuk pelayanan masyarakat maupun untuk peningkitan kinerja.
Menutup arahannya, Tak lupa H. Alizar meminta para pengelola keuangan untuk serius dan tegas dalam manajemen dan administrasi keuangan Satker, karena salah satu kunci WTP Kementerian Agama ada di pengelola keuangan termasuk operator. Moentjak
BACA JUGA :
- Kemenag Kab. Solok Tuntaskan PMPRB Semester I 2020
- Kemenag Kab. Solok Evaluasi Implementasi ZI WBK Semester I 2020
- Kemenag Raih WTP 2020, H. Alizar Ajak ASN Perkuat Peran ZIWBK WBBM
- WFO, Rabu Sehat dan Bersih kembali Dihidupkan Kemenag Kab. Solok
- Virtual, Kakankemenag Kab. Solok Laporkan Kinerja Pada Kakanwil



Facebook Comments