IAIN Batusangkar Gelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan

33
batusangkar
Batusangkar, SuhaNews – Sebanyak 1.965 mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2020 secara daring/online Kamis (17/9/2020).

“PBAK ini mengusung tema “Moderasi Beragama dalam Bingkai Kearifan Lokal Menuju Kampus Global di Era Industri 4.0” ujar Rektor IAIN Batisangkar, Marjoni.

Kegiatan PBAK ini digelar selama dua hari dipusatkan di auditorium Kampus II. Di buka oleh Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc. Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Tanah Datar, H. Zuldafri Darma, SH., Wakil Rektor I, II, III Dekan, Direktur Pascasarjan dan juga Wakil Dekan IAIN Batusangkar.

“Kegiatan ini sebagai langkah awal mahasiswa baru sebelum memasuki perkuliahan,” ujar Rektor Marjoni.

PBAK kali ini istimewa, jelas Marjoni, karena dilakukan secara daring dan diikuti oleh seluruh mahasiswa dari seluruh nusantara. Hal ini karena covid-19 masih merebak di masyarakat.

“Mari kita pahami bersama, bahwa kondisi ini bukan sebuah kekurangan, tapi bentuk syukur kepada Allah,” ujar Rektor Marjoni.

Marjoni Imamora mengucapkan selamat kepada 1.955 mahasiswa baru yang telah masuk dan bergabung ke IAIN Batusangkar, dan telah berhasil berkompetisi dengan 15 ribu calon mahasiswa yang mendaftar ke IAIN Batusangkar.

“Hal ini perlu disyukuri, ini akan di buktikan dengan prestasi belajar ananda selama bergabung di kampus dengan Visi “Integratif dan Interkonektif dalam Keilmuan Berkearifan Lokal, Bereputasi Global”

“IAIN Batusangkar adalah pilihan yang tepat karena memiliki Program studi/Jurusan Terakreditasi A terbanyak di Sumatera Barat,” tambahnya.

Lebih lanjut Marjoni berpesan walaupun kondisi dunia sedang dilanda wabah Covid-19, IAIN Batusangkar tetap melaksanakan PBAK tahun 2020.  Hal ini didukung dengan rancangan aplikasi-aplikasi perkuliahan dan pelayanan yang mudah diakses dan berkualitas, sehingga IAIN Batusangkar siap mengantarkan mahasiswanya dalam mengapai cita-citanya.

batusangkar“Tahun akademik 2020/2021, IAIN Batusangkar memberikan beasiswa kepada mahasiswa baru yakni beasiswa Bidikmisi/KIP,  Prestasi dan Tahfiz Al-Quran.

“Khusus buat beasiswa Tahfiz Al-Quran, kita bebaskan memilih Jurusan yang diinginkan dan uang kuliah sesuai hafalannya,” tutup Marjoni.

Sementara itu Wakil Bupati H. Zuldafri Darma mengapresiasi pelaksanaan PBAK IAIN Batusangkar  karena IAIN Batusangkar sebagai salah satu PTKIN terbesar di Sumatera Barat dan memiliki jurusan atau program studi dengan akreditasi A terbanyak.

“Hal ini sejalan dengan program unggulan daerah Tanah Datar yaitu pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” jelas Zuldafri Darma.

” Insya Allah melalui IAIN Batusangkar akan lahir generasi yang cerdas, tangguh, kompetitif dan akan mendukung visi misi daerah, khususnya Tanah Datar dan daerah asal para mahasiswa kita pada umumnya,” sebut Wabup.

Kepada mahasiswa, Wabup menghimbau dan memberikan motivasi untuk giat menuntut ilmu, karena para mahasiswa sebagai generasi muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan yang memiliki gagasan dan ide-ide cemerlang untuk kemajuan daerah.

Sebagai mahasiswa, jelas Wabup,  galilah potensi diri. Saat berkuliah di IAIN Batusangkar manfaatkanlah kesempatan itu, tuntutlah ilmu dengan serius dan tekun belajar sehingga masa depan lebih baik akan bisa dicapai.

Wabup Zuldafri Darman yakin IAIN akan mampu menyandingkan dengan kearifan lokal daerah yang berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. (ABS-SBK).

“Tema Moderasi Beragama Dalam Bingkai Kearifan Lokal Menuju Kampus Global di Era Industri 4.0, tentu akan sejalan dengan perkembangan zaman saat ini, sehingga IAIN mampu melahirkan lulusan yang berdaya saing dan tangguh,” tukasnya.

Sementara itu ketua PBAK Dr. Elda Herlina, M.Pd memaparkan bahwa dari 1.955 mahasiswa baru yang mengikuti PBAK ini terbagi ke dalam empat fakultas yakni 680 untuk Fakultas Tarbiah, 608 untuk Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, 272 untuk Fakultas Syariah serta 255 untuk fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.

PBAK, jelasnya, dilaksanakan secara daring atau online dan diikuti mahasiswa dari berbagai provinsi selama dua hari. Di hari pertama pembekalan tingkat institusi dan di hari kedua pembekalan pada masing-masing fakultas dan jurusan. (Dajim)

Baca juga:

Facebook Comments

loading...