Juara 2 Musabaqah Hadits Tingkat Sumbar, Hafidz Harumkan Nama 50 Kota

Juara 2 Musabaqah Hadits Tingkat Sumbar, Hafidz Harumkan Nama 50 Kota
Sarilamak, SuhaNews. Tampil membawa nama Kabupaten Limapuluh Kota pada Musabaqah Hadits Tingkat Provinsi Sumbar, Muhammad Al Hafidz berhasil meraih juara dua.

Atas keberhasilannya meraih juara ini, Muhammad Al Hafidz melaju Musabaqah Hadits Tingkat Nasional yang akan digelar di Maluku Utara nanti.

Pada kegiatan yang digelar oleh Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Sumbar pada 2 dan 3 Juli 2021 yang lalu, Muhamamd Al Hafidz, santri kelas XII Pondok Pesantren An Nahl Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota ini, telah mengikuti seleksi tingkat Kabupaten yang digelar oleh Kantor Kemenag Kab. 50 Kota.

Dalam seleksi tingkat Kabupaten ini, terpilih empat orang santri pondok Pesantren mewakili Lima Puluh Kota, yaitu dari Cabang 500 Hadits tidak bersanad, Muhammad Al Hafidz dan Divsi Apriliani, sedangkan dari cabang 100 hadits bersanad atas nama Wafiq Aziziy dan Muthia Syahidari.

Penampilannya membawa nama kabupaten 50 Kota membuahkan hasil dengan meraih juara dua Musabaqah Hadits Tingkat cabang 500 Hadits tidak bersanad.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Naharudin, dikonfirmasi via telfon mengapresiasi prestasi Hafidz dan menyebutya sebagai kebanggaan warga Luhak Nan Bungsu.

“Kita bangga dengan prestasi yang diraih Hafidz. Kita mengirim empat orang utusan, dan Alhamdulillah satu orang membawa keberhasilan. Semoga prestasi ini juga dapat diraih di tingkat nasional nanti dan lebih ditingkatkan,” harap Naharudin.

Naharudin juga mengucapkan terima kasih terutama kepada Seksi Bimas Islam yang telah mengkoordinir kegiatan ini serta para ustadz dan ustadzah pondok pesantren yang telah mengasuh dan membimbing para santri hingga berbuah prestasi.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada Kepala Seksi Bimas Islam dan jajarannya karena telah mengkondisikan kegiatan ini, mulai dari seleksi tingkat kabupaten hingga provinsi. semoga prestasi-prestasi lain dapat diraih oleh Seksi dan Satker yang lain, terima kasih dan salam hormat buat para ustadz dan ustadzah yang telah mendidik para santri hingga meraih prestasi.” tutup Naharudin.

BACA JUGA  3 Rumah dan 5 Kontrakan Terbakar di Tarandam V Kota Padang

Muhammad Al Hafidz merupakan Putra pertama dari ibu Dina Rahmi dan Bapak Asrat Chan. Kedua orang tua Hafidz merupakan pendiri Pondok Pesantren An Nahl. Sesuai namanya, Hafidz adalah santri yang hafal 30 juz dan sudah meraih juara dari berbagai perlombaan.

Ustadz Asrat, selain ayah, juga pimpinan Pondok Pesantren An Nahl, berkisah bahwa Hafidz merupakan anak dan siswa yang rajin. Namun seperti kebanyakan santri lainnya, Hafidz juga menyediakan waktunya untuk bermain, tapi saat belajar ia akan serius. Ia mempunyai kemauan yang keras dalam menghafal. Bukan hanya menghafal Al Quran, dalam pelajaran umumpun ia tekuni. Tak heran, di Pondok Pesantrenpun Hafidz meraih juara.

“Prestasi yang diraih ananda kita merupakan prestasi kita bersama. Setelah melalui seleksi di Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, ananda terpilih mewakili Kabupaten bersama tiga orang rekannya. Alhamdulillah ananda meraih peringkat II. Kita sangat bersyukur”, papar Asrat.

Asrat Chan, yang juga Ketua MUI Kabupaten Lima Puluh Kota yang baru terpilih, berpesan agar Hafidz jangan cepat puas. “Tetaplah tawadhu’, mewarisi ulama dengan contoh dan teladan yang baik,” pesan Asrat Chan.

reporter : Nina editor : Moentjak

Berita TErkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaCovid-19 Kabupaten Solok: Bertambah 12 Terkonfirmasi, Total Sudah 1.969 orang
Artikel berikutnyaTekuk Spanyol 4-2 Lewat Adu Penalti, Italia ke Final Euro 2020