Riau, SuhaNews – Kepala BPMP (Balai Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Riau, Dr. Nilam Suri menekankan pentingnya kerja tim yang solid, budaya kolaboratif, serta pelayanan publik yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan insan pendidikan.
“BPMP dan BBPMP secara resmi merupakan transformasi dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) sejak tahun 2022,” ujar Dr. Nilam Suri, Kepala BPMP Provinsi Riau.
Baca juga: Berwisata di Bumi Parahyangan, BBPMP Sumbar Tingkatkan Kebersamaan
BPMP Riau, jelas Nilam Sari, yang menggantikan Dr. Wisma Endrimon, M.Pd., sejak Desember 2023 mengatakan jika BPMP merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang memiliki peran strategis dalam menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
“Selain BPMP, terdapat pula Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP).
Keduanya berkedudukan di tingkat provinsi dan menjalankan mandat yang sama, dengan perbedaan pada tingkat eselonisasi kelembagaan. BBPMP berada pada eselon II.b, sementara BPMP berada pada eselon III.a,” tambah Nila Suri.
Saat ini, jelas Nilam, terdapat lima BBPMP di Indonesia, yakni di Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Sementara itu, di 29 provinsi lainnya, termasuk Provinsi Riau, beroperasi BPMP sebagai ujung tombak layanan penjaminan mutu pendidikan.
Dr. Nilam Suri mengatakan jika hingga akhir tahun 2025, BPMP Provinsi Riau telah melakukan berbagai pembenahan dan transformasi signifikan.
“Perubahan tersebut mencakup peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), penataan tata kelola layanan, serta pembangunan dan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendukung,” Dr.Nilam Suri.
Sebagai wujud komitmen terhadap keterbukaan informasi dan pelayanan publik, BPMP Provinsi Riau kini telah memiliki Ruang Unit Layanan Terpadu (ULT) serta ULT Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
“Kehadiran fasilitas ini ditujukan untuk memberikan layanan informasi publik yang cepat, transparan, dan akuntabel kepada insan pendidikan di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, sekaligus memperkuat implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” jelas Nilam Suri.
Tidak hanya berfokus pada layanan administratif dan substantif, jelas Nilam Suri, BPMP Provinsi Riau juga memperhatikan keseimbangan antara kinerja dan kebugaran pegawai.
Hal ini diwujudkan melalui penyediaan sarana dan prasarana olahraga yang lengkap, sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Menambah nuansa kebersamaan dan ruang diskusi yang lebih santai, BPMP Provinsi Riau juga menghadirkan Ruang Coffee Morning sebagai wadah komunikasi informal, berbagi gagasan, dan memperkuat sinergi antarpegawai maupun dengan mitra kerja.
“Ruang ini memiliki ciri khas tersendiri melalui sajian kopi “sanger”, racikan khusus Barista BPMP Provinsi Riau, yang menjadi simbol keakraban sekaligus identitas lokal dalam setiap pertemuan,” jelas Nilam Suri.
Seluruh upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan tugas BPMP, mulai dari pemetaan dan peningkatan mutu pendidikan, pengembangan model penjaminan mutu, supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan, penguatan kemitraan strategis, hingga pelaporan dan evaluasi program pendidikan di wilayah Provinsi Riau.
Memasuki tahun 2026, Dr. Nilam Suri menegaskan bahwa BPMP Provinsi Riau akan lebih memaksimalkan kerja tim dan memperkuat fokus pada pelaksanaan program-program prioritas pusat, dengan tetap menjaga kualitas layanan publik yang inklusif, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pemangku kepentingan.
Dengan kepemimpinan yang visioner, dukungan fasilitas yang memadai, serta budaya kerja yang kolaboratif, BPMP Provinsi Riau optimistis dapat terus berkontribusi nyata dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua di Bumi Lancang Kuning. Feri F
Baca juga: Bahas SPMB 2025, BBPMP Sumbar Undang Pemda se-Sumatera Barat



Facebook Comments