LPM Nagari Panyakalan Adakan Workshop di Botuang Craf Nagari Limo Kaum

nagari
Panyakalan, SuhaNews– Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM ) Nagari Panyakalan mengadakan workshop guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang teknik pengolahan bambu.
Tanaman ini merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu (HHBK) potensial, bambu menyimpan peluang dan potensi yang sangat besar untuk dapat dimanfaatkan dalam peningkatan perekonomian.

Namun, potensi bambu yang dimiliki oleh masyarakat belumlah termanfaatkan secara optimal. Hal inilah yang menjadi latar belakang digelarnya workshop ini.

Baca juga: TP PKK Kubung Kunjungi Posbindu PTM Pakan Sabtu Panyakalan

Acara yang berlokasi di Botuang craf Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima kamu Kabupten Tanah Datar digelar pada Minggu ( 5/ 12 ) tersebut diikuti oleh 20 orang peserta, pengurus LPMN,ketua Posyantek, dan juga didampingi oleh Wali Nagari Panyakalan Agus Evatra Dt Bandaro Kayo.

Selaku tuan rumah Wali Nagari Limo Kaum Gusrial dalam sambutannya menceritakan sejarah berdirinya Botuang Craf. Kegiatan pembuatan aneka olahan kerajinan dengan berbahan dasar dari bambu tersebut berawal dari sekelompok anak muda yang berasal dari berbagai profesi diberdayakan untuk mengurangi sampah plastik dengan memanfaatkan sumberdaya alam yang ada.diantaranya membuat sedotan, kursi dan peralatan makan dari bambu.

Baca juga: Perempuan Nagari Panyakalan Ikuti Pelatihan dan Penyuluhan

“Kegiatan ini dipelori oleh seorang anak muda bernama Muhammad Husen melalui melalui yayasan Sumatra Volunteer, produk yang dihasilkan botuang carf selain dipasarkan di Indonesia juga sudah merambah pasar exspor kebeberapa negara ” ujar Gusrial.

Sementara itu ketua LPMN Panyakalan Yanti ernoza berharap hasil Workshop ini bisa meningkatkan keterampilan peserta yang nantinya bisa ditularkan serta dikembangkan kepada Masyarakat Panyakalan nantinya, sehingga bisa menjadi salah satu upaya peningkatan ekonomi.

“LPMN akan terus menggali potensi yang ada serta meningkatkan Sumber daya manusia itu sendiri.Melalui pak wali nagari nanti kita akan buka peluang seluas luasnya agar masyarakat berkreasi dengan bahan dasar bambu.”ucap ocha.

BACA JUGA  MAN 2 Bukittinggi Tuan Rumah Radin Penmad Sumbar

“Pengembangan kedepan bisa saja nanti kita kembangkan kerajinan bambu dengan motif batik sehingga bisa sejalan dengan batik Minang yang selama ini sudah menjadi ikonnya Panyakalan bahkan sudah menjadi langganan istana mulai dari ibu negara Ani Yudhoyono, hingga sekarang pun ibu Iriana Jokowi jug memakai batik Minang Panyakalan.” Terang Ocha.

Sedangkan Wali Nagari Panyakalan Agus Evatra Dt Bandaro Kayo menyampaikan harapannya dengan adanya workshop tentang pengolahan bambu ini, masyarakat bisa diberdayakan dan melahirkan kreator kreator dibidang inndustri bambu apa lagi Panyakalan memiliki sumber bahan baku yang sangat melimpah.

Baca juga: Sosialisasi Panyakalan Bersinar ke Siswa MTsM dan SMPN 4 Kubung

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaPasar Pusat Padang Panjang Terima Anugerah SNI Pasar Rakyat
Artikel berikutnyaSonsong Era Madrasah Reform, MTsN 2 Solok Gelar Workshop