Sosialisasi Panyakalan Bersinar ke Siswa MTsM dan SMPN 4 Kubung

Panyakalan Bersinar Sosialisasi ke Siswa MTsM dan SMPN 4 Kubung
Panyakalan, SuhaNews- Penyalahgunaan narkoba merupakan fenomena sosial yang telah lama menjadi masalah sosial di tengah masyarakat. Permasalahan ini tidak bisa hilang dengan melakukan pemberantasan saja namun perlu adanya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Khususnya para generasi muda dan pelajar yang lebih rentan terpengaruh.Hal ini di sampaikan oleh Wali Nagari Panyakalan Agus Evatra Dt Bandaro Kayo, sewaktu membuka acara Sosialisasi Nagari Bersinar (Bersih Narkoba)

Acara diikuti oleh 70 orang peserta yang berasal dari perserta didik SMP4 Kubung dan MTsM Panyakalan bertempat di Rumah Pintar Panyakalan (Kamis 11/11 2021).

Dihadapan peserta Kapolsek Kubung IPTU Pajri SH, memaparkan narkoba membunuh karakter bangsa.

Narkoba memiliki banyak jenis dintaranya Morfin, Heroin, Ganja, Kokain, Opium, Sabu-sabu, Ekstasi, yang terbukti dapat merusak kesehatan fisik dan mental.bahkan bisa berakhir gila dan kematian.

Menurut Kapolsek Kubung tersebut, penyalahgunaan narkoba dan obat obatan terlarang di kalangan generasi muda saat ini kian meningkat, kalau dirata ratakan usia pemakai narkoba berkisar antara 11 sampai 24 tahun. Hal ini dapat membahayakan kelangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena generasi muda yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat zat adiktif penghacur sistim syaraf.

Sementara itu Kasat Binmas Polres Solok AKP Raplen SH, menerangkan diantara ciri ciri pemakai narkoba adalah jika diajak bicara jarang mau kontak mata dengan lawan bicara. cadel, keras kepala atau susah dinasehati bahkan sering menyalahkan orang lain untuk kesalahan yang dia buat.

Untuk itu Kasat Binmas Polres Solok tersebut mengajak peserta agar mengindari lingkungan pergaulan yang dapat menjerumuskan kearah negatif, jangan merokok karena narkoba biasanya diawali dengan merokok,juga memperhatikan makanan dn minuman yang akan dikomsumsi banyak narkoba sekarang yang dikemas dalam bentuk kue dan permen. serta jangan takut untuk melaporkan kepada pihak berwajib jikalau ada kejanggalan atau yang dicurigai adanya penyalahgunaan narkoba.Di tiap nagari ada Bhanbinkamtibmas.

BACA JUGA  Sederhana, Peringatan HAB Kemenag 75 di Kab. Solok

Sebagai pembicara terakhir Melwin Meiyanto SH, penyuluh narkoba ahi pertama dari BNN ( Badan Narkotika Nasional ) Kabupaten Solok yang juga turut dihadiri oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Solok AKP Saifuddin Anshori SH, mengajak peserta membuka pandangan terhadap bahaya narkoba.

Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak dan remaja adanya perubahan sikap, perangai dan kepribadian,menurunnya kedisiplinan dan nilai nilai pelajaran. menangantuk dan juga diikuti oleh prilaku negatif lain nya misalnya mencuri untuk membeli nakoba.

Untuk itu diharapkan peserta bisa membentengi diri dengan memperbanyak kegiatan positif dan selektif memilih kawan dan lingkungan pergaulan. Oca | Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaUsai MTQ, MUI Agam Harapkan Pembinaan Tetap Dilakukan
Artikel berikutnyaSolusi Limbah Migas Mahasiswa Universitas Pertamina Wakili Asia Pasifik