Makna Melihat Kepala Ayam sebelum Belajar Silek

kepala
SuhaNews– Sejak zaman nenek moyang, di Minangkabau semua yang akan belajar silek mesti melengkapi seluruh syarat yang ditetapkan, seperti membawa ayam,kain putih, sikek, cermin, pisau, sirih dan sebagainya.
Persyaratan yang mesti dipenuhi ini bukan sekedar dibawa dan diserahkan namun banyak makna yang tersimpan dari apa yang sudah disyaratkan tersebut.

kepala

Pada kesempatan silaturahmi dan Terima murid baru silek di sasaran Jorong Batu Palano Nagari Selayo yang bertempat di Masjid Jihad Parak Gadang, Angku Peri kepada suhaNews menjelaskan bahwa semua persyaratan yang diminta banyak terselip makna di antaranya adalah cermin yang mengumpamakan seorang pesilat harus bisa bercermin atas dirinya sendiri.

Begitu juga dengan yang lainnya seperti sisir seorang pesilat dituntut untuk bisa membersihkan diri dari hal yang buruk setalah belajar silat, sedangkan sirih dan kelengkapannya melambangkan adat dan budaya yang harus di ketahui seorang pesilat .

Selain dari itu juga dengan mambantai ayam, setelah di bantai oleh guru , murid di anjurkan untuk makan besama dengan orang tua, para guru dan kakak sepeguruan , hal ini melambangkan silaturahmi sesuai dengan asal kata silek itu sendiri .

kepala

Usai diserahkan seluruh persyaratan yang di minta oleh guru biasanya ada sesi membuka kepala ayam yang di serahkan oleh masing-masing murid, pada sesi buka kepala ayam inj hanya boleh dilakukan oleh guru silat dan apa yang di lihat hanya di ketahui oleh guru.

Angku peri menjelaskan bahwa yang di lihat dari kepala ayam itu adalah lidah ayam, melihat lidah ayam ini menyimbolkan guru melihat karakter masing-masing murid karna yang paling berbahaya itu adalah lidah, dari melihat kepala ayam inilah guru bisa tau dari mana seorang guru harus memulai materi yang akan di ajarkan kepada seseorang murid.

BACA JUGA  Motivasi Murid Baru, Jorong Batu Palano Kolaborasikan 2 Perguruan Silek

Baca juga:

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaDitinjau Bupati Agam, Tilatang Kamang Gelar Vaksinasi Massal
Artikel berikutnyaEmas Dari Siswa MTsN 1 Bukittinggi Tempatkan Sumbar di Peringkat 9 KSM 2021