Menolak Dirujuk ke RS M. Djamil, Pasien Covid-19 Pilih Isolasi Mandiri

362
pasi
Arosuka, SuhaNews – PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang diisolasi di Kabupaten Solok bertambah satu orang. Sementara Pasien Positif tetap sebanyak 8 (delapan) orang, ODP sebanyak 6 (enam) orang dan PDP dirawat sebanyak 2 (dua) orang.

“Ada tambahan PDP yang diisoilasi,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Sabtu (30/5/2020) di Arosuka.

Adapun PDP yang dirawat adalah Perempuan, Umur 38 tahun alamat Nagari Tanjung Balik. Yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi RSUD M. Natsir sejak 29 Mei 2020.

Kemudian seorang Laki-laki, Umur 72 tahun Alamat Nagari Singkarak. Yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi RSUD M. Natsir sejak 29 Mei 2020.

Sementara yang melakukan isolasi mandiri adalah seorang Laki-laki, Umur 31 tahun alamat Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki. Pasien dirujuk oleh puskesmas Sirukam ke RSUD M. Natsir dan dokter RS. M. Natsir merujuk ke RS.M.Djamil Padang.

“Pasien menolak diisolasi di RS M. Djamil  dan minta pulang paksa,” jelas Syofiar Syam, yang juga Kabag Humas Setda Kabupaten Solok.

Saat ini, yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri di tempat keluarga di Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi. Pengambilan Tes Swab dijadwalkan Senin, 1 juni 2020.

“Kasus positif covid-19 tidak ada penambahan, tetap 8 orang,” jelas Syofiar Syam.

Warga Kabupaten Solok yang Positif, jelas Syofiar Syam, tetap sebanyak 8 (delapan) orang, yang terdiri dari 2 meninggal,  4 orang sembuh, sebanyak 2 (dua) orang dirawat.

Adapun yang dirawat adalah Perempuan, 52 Thn Alamat Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin. Yang bersangkutan sudah 5 (lima) kali Tes Swab, 4 (empat) kali hasilnya Positif dan 1 (satu) kali lagi sedang menunggu hasil.

“Sekarang masih dirawat di ruang isolasi Semen Padang Hospital (SPH),” jelas Syofiar ‘Adek’ Syam.

Kemudian,  Laki-laki, Umur 44 thn alamat Nagari Koto Baru, Kecamatan Kuibung. Riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi positif covid-19 Kota Solok an. BAH. Yang bersangkutan dikarantina di BPSDM Padang.

“Pasien asal Bukit Kanduang, Kecamatan X Koto Di atas juga sudah dinyatakan sembuh,” jelas Adek.

Perempuan 49 Thn ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Riwayat perjalanan ke RSUD Padang Panjang pada 23 April 2020 lalu. Ia dinyatakan sembuh setelah 2 x pmeriksaan swab dengan hasil NEGATIF. Tes swab dilakukan pada 13 Mei 2020 dan 22 Mei 2020.

pasiPSBB Tahap Tiga

“Kabupaten Solok melaksanakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ketiga,” jelas Syofiar Syam.

PSBB ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumbar No. 180-366-2020 Tgl 28 Mei 2020. Perpanjangan PSBB di Sumbar terhitung mulai tgl 30 Mei s/d 7 Juni 2020.

“Ada empat hal yang menjadi penekanan pada PSBB ini,” jelas Syofiar Syam.
Keematnya adalah melakukan Persiapan dan Pemberlakuan fase Tatanan Normal Baru (New Normal), Mendisiplinkan Masyarakat untuk melaksanakan Protokol Covid-19, Pengendalian Penyebaran Covid-19 dengan tindakan maksimal, berupa Testing, Tracing, Isolasi dan Perawatan, serta mendukung Kab/Kota yang melaksanakan tahapan Normal Baru. Wewe

Baca Juga:

 

Facebook Comments

loading...