Pemkab Solok Bahas Masalah Air Bersih di Kecamatan Gunung Talang

Arosuka, SuhaNews – Pemerintah Kabupaten Solok melalui Bagian Perekonomian Setda, melaksanakan rapat pembahasan permasalahan air bersih yang terjadi di Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang.

Selain itu juga dilakukan pembahasan kerja sama pemanfaatan sumber air yang digunakan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Solok Nan Indah Kabupaten Solok, Jumat (31/10/2025).

Baca juga: Mahasiswa UPER Bantu Sediakan Air Bersih bagi 150 Rumah Tangga

Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Bupati Solok H. Candra dan Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kominfo, Direktur Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah, Sekretaris DPMPTSPNAKER, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Damkar, Analis Bagian Hukum, Analis Bagian Sumber Daya Alam, Camat Gunung Talang, Wali Nagari Batang Barus, Wali Nagari Koto Gaek Guguak, Ibu Hj. Yusni Elma (CV. Elma Sentosa Abadi) dan undangan lainnya.

Kepala Bagian Perekonomian Yossi Agusta menyampaikan pertemuan ini dilaksanakan guna mencari solusi terkait persoalan air bersih khususnya di Nagari Batang Barus dan Koto Gaek Guguak yang tidak bisa dimanfaatkan secara penuh (24 jam).

Dalam pertemuan ini juga dibahas kerjasama antara Perumda air minum Tirta Solok Nan Indah, dengan pemilik CV. Elma Sentosa Abadi, Ibu Hj. Yusni Elma terkait kerjasama pemanfaatan air minum dengan jangka waktu 20 tahun yang akan segera berakhir pada akhir tahun 2025 ini.

Wabup H. Candra menekankan  bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Wabup mengimbau untuk secara bersama mencari solusi terbaik dalam mengatasi persoalan terkait dengan pengelolaan dan pemanfaatan air bersih.

“Kita berharap operasional air PDAM ini dapat berjalan dengan lancar dan bisa hidup selama 24 jam,” ujar Wabup Candra.

BACA JUGA  Hadiri FGD tentang Utusan Golongan, LaNyalla Ingatkan Tidak Bisa Tanpa Kembali ke Sistem Asli

Debit air yang ada di Kayu Aro, jelas Candra, sudah sangat mencukupi kebutuhan masyarakat yang ada di Batang Barus, Koto Gaek dan sekitarnya, bahkan melebihi kebutuhan masyarakat akan air bersih.

“Kita akan coba bahas usulan pembentukan Satgas Penggunaan Sumber Air dengan melibatkan lintas sektor sebagai salah satu solusi penyelesaian permasalahan yang ada,” tambah Candra.

Usulan ini akan dikaji lebih lanjut oleh dinas teknis terkait. Tak hanya itu kita akan upayakan mencari sumber baru, sebagai solusi jangka panjang dalam pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk, termasuk pembentukan Peraturan Daerah tentang pemanfaatan sumber air.

Wabup Candra meminta pihak PDAM agar dilakukan penertiban kembali penggunaan air bersih oleh masyarakat dengan memasang water meter di masing-masing rumah  masyarakat, sehingga distribusi air bisa dikontrol dengan baik.

“Camat dan Wali Nagari diharapkan agar dapat membantu menyosialisasikan pemasangan water meter tersebut, sehingga masyarakat dapat menikmati ketersediaan air bersih secara merata,” tandas Wabup Candra. Wewe

Baca juga: Lambo Jernih, Karya Mahasiswa Universitas Pertamina Sulap Lumpur Lapindo Jadi Air Bersih

Facebook Comments

Google News