Setelah PSBB, Pemko Bukittinggi Akan Buka Pasar dan Objek Wisata

257
psbb
Bukittinggi, SuhaNews. Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengapresiasi langkah Pemko Bukittinggi untuk melakukan pelonggaran setelah PSBB. Dari hasil laporan Walikota Bukittinggi, Bukittinggi berkeinginan keluar dari PSBB, Propinsi Sumbar akan mempersilahkan nya. Hal ini sesuai dengan rencana Propinsi Sumbar bersiap mengikuti arahan pusat jika menerapkan skenario normal.

Demikian ujar Wagub Nasrul Abit saat melakukan Kunjungan Kerja ke Bukittinggi dan disambut langsung Walikota Bukittinggi, pada Rabu (27/05) di Ruang Kerja Walikota Bukittinggi. nampak hadir Wakil Walikota Bukittinggi, Sekda dan Kepala SKPD terkait lainnya.

Nasrul Abit melanjutkan, Walikota Bukittinggi adalah Walikota pertama yang meminta pelonggaran setelah PSBB di Bukittinggi. Dengan pertimbangan kondisi Covid sudah mulai melandai di Bukittinggi. pertimbangan lainnya untuk menyelamatkan kondisi ekonomi masyarakat di Bukittinggi agar tidak bertambah hancur dan menghindarkan dampak sosial termasuk 2 daerah lain padang panjang dan pasaman.

Wagub melihat, Kota Bukittinggi sudah memiliki kajian untuk keluar dari kondisi PSBB, tentu tetap melaksanakan protokol penanganan Covid-19. Jika nanti ada bantuan keamanan dari pusat, dapat dimanfaatkan untuk mengamankan daerah. Karena itu, mulai tanggal 1 Juni Objek Wisata akan dibuka kembali, pasar mulai dibuka, bulan Juli sekolah akan dibuka secara bertahap.

“Setelah ada kajian yang lengkap, Propinsi akan mempertimbangkan namun sangat tergantung dari Kabupaten dan Kota masing-masing. Jika daerah siap, propinsi tidak masalah. Soal penanggulangan dari sisi kesehatan, kita tanggulangi bersama-sama, Propinsi tidak akan lepas tangan,” ujar Nasrul Abit.

Berita Terkait :

Sementara Walikota Bukittinggi mengatakan kondisi Bukittinggi terkini telah dilaporkan kepada Gubernur. Alhmdulillah kondisi Covid 19 di Bukittinggi sudah bisa dikendalikan. Ramlan tidak ingin hanyut dengan ketakutan, kita mulai memulihkan diri.

Walaupun keluar dari PSBB namun standar Covid tetap dilaksanakan. Kuncinya adalah masyarakat harus mau dan patuh memakai masker dan yakin keluar masuk rumah dengan sehat sesuai standar kesehatan. Bukittinggi akan mengadopsi aturan dari menteri kesehatan untuk mempersiapkan pelonggaran setelah PSBB ini. Ada peluang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat kembali beraktifitas. Tentu dengan kajian dan persiapan yang matang. Termasuk membuka kembali sekolah pada bulan Juli, dengan persiapan dan perubahan terkait jam pembelajaran.

Walikota Bukittinggi menegaskan kita harus berani melangkah. Tidak mungkin kita terpaku dengan kondisi covid 19 tanpa beraktifitas. Dampak sosial yang menuju negatif akan sangat besar nantinya. Bagi yang sakit dan tertular tetap akan kita obati maksimal. Karena itu Pemko Bukittinggi memutuskan untuk mendorong masyarakat beraktifitas kembali dengan membuka pasar, objek wisata, tempat ibadah dan sekolah secara bertahap. Kita persiapkan dengan matang, pasar, objek wisata, masjid dan sekolah akan disiapkan tempat penuci tangan.

Namun demikian Ramlan tetap menegaskan masyarakat beraktifitas dengan standar protokol penanganan Covid-19. Harus memakai masker keluar rumah, rajin cuci tangan dan kalau tidak terlalu perlu keluar rumah jangan keluar rumah. Tetap protokol kesehatan diutamakan.

reporter : Yal editor : Moentjak

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...