Alahan Panjang, SuhaNews. Siswa siswa SDN 23 Aia Dingin kecamatan Lembah Gumanti Kab. Solok Dilakak (disengat-red) yang bersarang di loteng sekolah tersebut, kepala sekolah meminta batuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kab. Solok untuk mengambil dan membuangnya.
Rabu (16/12) regu Damkar Pos Alahan Panjang dibawah komando Komandan Regu, Riki, mendatngi lokasiuntuk melakukan evakuasi terhadap sarang tawon tersebut.
“Evakuasi lumayan lama, karena Tawon tersebut bersarang dalam plafond sekolah,” ujarnya kepada SuhaNews.
Ditambahkannya, proses menjadi lama karena petugas selain menjaga keselamatan diri juga untuk meminimalisir kerusakan dan dampak dari proses evakuasi ini.
“Saat melakukan evakuasi kita usahakan jangan sampai banyak dampak kerusakannya terhadap bangunan. Plafon termasuk area rawan rusak karena tulang plafond yang tipis serta beresiko juga pada petugas. Alhamdulillah tugas ini berhasil kami selesaikan,” ulasnya.
Ini bukan tindakan pertama yang dilakukan oleh Damkar Kab. Solok terhadap Tawon. Sebelumnya pernah juga dilakukan evakuasi Tawin di SMA Negeri 1 Kubung beberapa waktu yang lalu.

Dalam catatan SuhaNews, selain mengevakuasi Tawon, Damkar Kab. Solok pos Alahan Panjang juga pernah memberikan bantuan melepas cincin dari jari warga, yang tidak bisa dilepas karena jarinya bertambah besar, sementara ukuran cincin tidak berubah.
Menutup perbincangan denganSuhaNews, Riki menyebut bahwa tugas Damkar tidak hanya memadamkan api saat kebarak saja, tetapi banyak tugas sosial lainnya diberikan sesuai permintaan masyarakat.
“Insya Allah kita dilatih dan dibekali untuk memberikan bantuan dalam berbagai kondisi yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya. Moentjak
Baca Juga :



Facebook Comments