Solok, SuhaNews – Sepanjang bulan Oktober tahun 2024 ini terjadi 25 musibah kebakaran yang ditangi oleh Damkar Kabupaten Solok, jumlah ini meningkat dari bulan sebelumnya sebanyak 9 kejadian.
Hal ini diungkapkan oleh Kasi Ops Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok Zulhelmi Bosy di pos Koto Baru, Jumat (1/11) lalu.

“Kondisi paling memilukan pada Senin (29/10) lalu, dimana pada hari itu ada tiga kejadian yakni di Koto Gaek kecamatn Gunung Talang, Muaro Paneh kecamatan Bukit Sundi dan jelang Magrib 3 rumah dan warung dilalap api di Tikalak kecamatan X Koto Singkarak,” jelas Zulhelmi.
Zulhelmi menyebutkan, selain rumah dan tempat usaha kebakaran lahan juga meningkat di bulan Oktober lalu yang salah satu penyebab cuaca panas dan berpotensi terjadinya kebakaran lahan, baik lahan produktif maupun hutan dan lahan yang ditumbuhi lalang.
“Total ada 12 kebakaran lahan yang ditangani selama bulan Oktober, terakhir peristiwa di Paninggahan kecamatan Junjung Sirih pada Rabu (30/10) lalu,” ulas Zulhelmi.
Ditambahkanya, ada beberapa peristiwa kebakaran yang ditangani oleh BPBD maupun swadaya masyarakat. Hal ini disebabkan kobaran api yang tidak terlalu besar bisa ditangani secara manual. Seperti kebakaran lahan di Bukit Bais dan bangunan didepan kantor Camat IX Koto Sungai Lasi yang cepat ditangani oleh masyarakat sekitar dibantu personil dari Koramil.
“Tak hanya pemadaman kebarakan, personil juga memberikan pertolongan / penyelamatan lain diantaranya membasmi sarang tawon sebanyak 10 kali dan menangkap ular yang masuk rumah / pemukiman sebanyak tujuh kali serta menyelamatkan binatang jatuh ke sumur satu kali,” tukuknya.
Melihat tingginya angka kebakaran ini, Zulhelmi mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran baik kebakaran rumah / bangunan yang lebih banyak disebabkan oleh listrik dan kelalaian pada pemadaman api kompor maupun kebakaran lahan yang disebabkan oleh pembakatran sampah.

“Cuaca panas menyebabkan tanaman menjadi kering sehingga rentan terbakar, bahkan karena puntung rokok saja bisa menyebabkan kebakaran lahan terutama ilalang,” imbuh Zulhelmi.
Saat ini Pemadam Kebakaran yang bernanung dibawah Satpol PP Damkar Kabupaten Solok bersiaga diempat posko yakni Alahan Panjang, Arosuka, Koto Baru dan Sumani yang masing-masingnya ditunjang oleh satu armada medium serta satu armada rescue mini truk / pickup dan satu armada rescue Hilux.
Menutup bincang singkatnya, Zulhelmi mengatakan selain pemadaman kebakaran, Damkar juga memberikan pertolongan / penyelamatan dari bahaya Sarang tawon / lebah, penangkapan ular dan binatang lainnya yang menganggu hingga memberikan pertolongan pada korban longsor, hanyut dan musibah lainnya. Moentjak
Berita Terkait :
- 3 Rumah dan Warung Terbakar Menjelang Magrib di Tikalak
- Kerbau “Tarambau” ke Dalam Sumur, Damkar Kab. Solok Bantu Evakuasi
- Kebakaran di Kajai Koto Baru, 4 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
- Kebakaran di Salimpek, Hanguskan 2 Rumah Semi Permanen
- MTsN 5 Solok Berduka, Rumah Guru Honorer Ludes Dilalap Api
- Sepanjang Kamis, Kebakaran Terjadi di 2 Lokasi di Kabupaten Solok



Facebook Comments