Wabup Pesisir Selatan: Manfaatkan Revolusi industri 4.0 Dalam Pelayanan

revolusi
Pesisir Selatan, SuhaNews, – Wakil Bupati Pesisir Selatan Rudi Hariyansyah menerima kunjungan silaturrahmi Kepala Badan Pusat Statistik Yudi Yos Elvin dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Junaidi, Kamis (16/09).di ruangan kerjanya. 

“Sinkronisasi data sangat penting untuk mengambil kebijakan.  Berdasarkan data yang andal dan terpercaya akan bisa dipakai untuk membuat kebijakan,” ujar Rudi Hariyansyah.

Baca juga: Kunjungi Pasaman Barat, Kepala BPS Sumbar Lihat Lokasi Pemangunan Kantor

Dengan adanya revolusi industri 4.0, jelas Wabup Rudi Hariyansyah, dunia fokus kepada penerapan dan pembuatan teknologi  yang bersifat digitalisasi.

“Revolusi industri 4.0 seharusnya sudah menjadi fitur utama dalam pengambilan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambah Rudi Hariyansyah.

Salah satu faedah revolusi industri 4.0 adalah antar mesin, antar perangkat, dan orang-orang mampu terhubung dan berkomunikasi satu sama lain yang seringkali disebut dengan istilah kemampuan Interoperabilitas

Sebagaimana diamanatkan UU nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik bahwa sistem harus mampu membuat salinan secara virtual dunia fisik untuk mengontekstualisasikan informasi.

“Dengan memanfaatkan Sistem Informasi berbasis Digitalisasi, semuanya sudah bisa terkoneksi sehingga kemampuan manusia dalam membuat keputusan dan memecahkan masalah akan lebih mudah,” jelas Rudi Hariyansyah.

Kepala BPS Yudi Yos Elvin menyerahkan buku Pesisir Selatan Dalam Angka (PSDA) dan buku Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2016-2020 Kabupaten Pesisir Selatan kepada Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Selatan dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

PSDA merupakan buku yang berisi data Statistik Sektoral Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang diperoleh melalui mekanisme kompilasi produk administrasi dan survei dari setiap perangkat daerah.

Sementara buku PDRB yang berisi gambaran kemampuan suatu wilayah untuk menciptakan nilai tambah atas barang dan jasa yang dihasilkan unit produksi dalam jangka waktu tertentu di Kabupaten Pesisir Selatan. (*)

BACA JUGA  Baznas Pesisir Selatan Bantu Bedah Rumah Korban Tanah Longsor
Baca juga: BPS Pesisir Selatan: Perlu Peningkatan SDM Untuk Membentuk Akurasi Data

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaLewat Pemetaan Digital, Universitas Pertamina Edukasi Warga Wilayah Rawan Longsor
Artikel berikutnyaPadang Panjang Bukittingi Macet, Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sungai Buluah