Wanita Buronan Penipuan 521 Juta Ditangkap Dalam Tumpukan Kain

304
tangkap
SuhaNews. ANT, buronan dan Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penipuan senilai 521 juta lebih ditangkapTim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dan Kejaksaan Negeri Sawahlunto Selasa (29/9/2020).
Dilansir oleh Fajarsumbar. com, ANT itu ditangkap saat bersembunyi di sebuah rumah yang terletak di Jalan Jati Koto Panjang, Gang Perdamaian, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang sekira pukul 12.15 WIB.

Identitas buronan yang ditangkap itu atas nama ANT, dengan alamat Jalan Ujung Pandan, Kelurahan Olo, Kota Padang. Sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.

ANT terbukti secara sah melakukan tindak pidana penipuan yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp521,1 juta dan berdasarkan putusan MA Nomor 991 K/Pid/2018 tanggal 21 November 2018, dengan amar putusan menjatuhkan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan.

Kejaksaan Negeri Sawahlunto, melakukan pengintaian terhadap sebuah rumah yang dicurigai tempat terpidana bersembunyi, dan saat tim berusaha masuk ke dalam mendapat perlawanan dari pemilik rumah.

Akhirnya setelah mendapat bantuan dari kelurahan dan RT setempat, tim berhasil masuk ke dalam rumah akan tetapi masih belum menemukan terpidana.

Tidak lama berselang lokasi kedatangan keluarga terpidana sebanyak 8 orang yang kemudian menjadi petunjuk bahwa benar terpidana di rumah tersebut dan tim akhirnya memutuskan kembali masuk ke dalam rumah yang telah dicurigai oleh tim intelijen.

Setelah itu, baru akhirnya tim berhasil menemukan Anita bersembunyi dibawah tumpukan kain kotor di dalam rumah tersebut.

Saat tim akan membawa terpidana, tim mendapat perlawanan dari keluarganya, setelah berhasil mengamankan terpidana, terpidana langsung dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

Sesampai di Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, tim langsung memutuskan untuk membawa terpidana ke Sawahlunto dan pada pukul 17.00 WIB telah dieksekusi di rutan kelas IIB Kota Sawahlunto

Editor: Lim Sumber: Fajarsumbar. Com

Baca juga :

Facebook Comments

loading...