Waqaf 1000 Tahfidz Ke-5 di Tanah Datar, 31 Orang Peserta Mendapat Penghargaan

waqaf
Tanah Datar, – Walaupun di tengah pandemi, Program Tahfiz Kabupaten Tanah Datar tetap dilaksanakan. Waqaf 1.000 edisi V  bisa terlaksana Selasa (27/10/2020) di aula TP PKK Tanah Datar.
Pencanangan Tanah Datar sebagai Kabupaten Tahfiz dilakukan pada tahun 2016 silam.  inilah buah komitmen kepemimpinan Alhmarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi dan Wakil Bupati Zuldafri Darma di bidang keagamaan.

Edisi tahun ini berbeda dari sebelumnya, prosesinya hanya diikuti oleh 31 peserta terbaik se-Kabupaten Tanah Datar.

Bupati Tanah Datar yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Suhermen dihadapan peserta, orang tua, guru tahfiz dan tamu yang hadir, menyampaikan keutamaan para hafiz di mata Allah SWT.

Hadir juga pada kesempatan itu, Forkopimda, Rektor IAIN Batusangkar, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua Baznas Tanah Datar, Kemenag Tanah Datar dan Istri Almarhum Bupati Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah Tarmizi dan undangan lainnya, saat menyerahkan Reward Peserta Terbaik Kecamatan pada Seleksi Waqaf 1000 Hafizh ke V Tanah Datar,

Setidaknya ada 10 Keutamaan dari sekian banyak keutamaan bagi penghafal Al Qur’an yang telah dijanjikan Allah SWT kepada umatnya, seperti mereka dimasukan golongan keluarga Allah SWT, ditempatkan di surganya Allah SWT, selalu memperoleh ketenangan hati, memberi syafaat kepada keluarga serta memberikan pahala dan surga kepada orang tuanya.

“Keutamaan penghafal Al Qur’an yang dipastikan Allah SWT tentu menjadi motivasi bagi generasi muda kita, terutama dalam mempelajari dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Suhermen.

Bupati melalui sambutan yang dibacakan Suhermen menyampaikan, pengembangan, pembelajaran pendidikan Al Qur’an di Tanah Datar khususnya bidang Hifzil Qur’an dari tahun ke tahun telah mengalami peningkatan. “Usaha peningkatan yang dilakukan Pemkab Tanah Datar adalah dengan melakukan pembinaan terhadap rumah tahfizh Al Qur’an. Dan hasilnya pagi ini ada 31 orang hafizh dan hafizhah terbaik dari 1.129 orang peserta yang lulus seleksi tahun 2020 ini,” ujar Suhermen.

Karena itu, tambah Suhermen, atas nama Pemkab Tanah Datar ia menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi terhadap prestasi yang telah dicapai hafizh terbaik hari ini. “Tentunya, cita-cita untuk menjadikan Kabupaten Tanah Datar menjadi Kabupaten Tahfizh semakin berjalan baik, karena tahun ini yang merupakan tahun ke V, kita telah lahirkan hafizh dan hafizhah. Insya Allah dan mari kita berdoa, program ini tetap berlanjut dan Pandemi Covid 19 berlalu di bumi Allah SWT ini,” tukasnya.

Sementara itu sebelumnya, Kabag Kesra H. Afrizon selaku leading sektor kegiatan ini menyampaikan, tahun 2020 menjadi tahun yang cukup berat dan luar biasa bagi terselenggaranya Waqaf 1000 Hafizh ini. “Pandemi Covid-19 telah menyebabkan dana untuk kegiatan ini direfocusing, namun karena keinginan yang kuat dari rumah-rumah tahfizh ditambah dukungan donatur dan pihak lainnya, Alhamdulillah, pelaksanaan Waqaf 1,000 Hafizh ini telah mampu melahirkan 1.000 lagi lulusannya, tentu di kesempatan ini Saya ucapkan terima kasih tak terhingga,” ujarnya.

Adapun peserta yang lulus tahun ini, tambah Afrizon, untuk kategori hafizh 1-2 Juz usia 12 Tahun ada 936 orang. “Untuk kategori hafizh 1-2 juz usia 12 tahun kita laksanakan 2 tahap, tahap pertama diikuti 1.642 peserta yang lulus baru 727 orang, karena itu ditambah tahap kedua dengan jumlah peserta 576 orang dan lulus 209 orang. Sementara untuk kategori 3 juz ada 122 orang, 4 juz 26 orang, 5 juz 43 orang, 10 juz 1 orang dan 20 juz juga 1 orang dengan jumlah totalnya 193 orang,” terang Afrizon.

Afrizon juga menyampaikan permintaan maafnya karena penghargaan terhadap para hafizh dan hafizhah terbaik tidak sama seperti tahun sebelumnya.

“Tahun ini tidak ada hadiah umrah dan studi banding International, namun ada voucher umrah sebesar Rp.77,5 juta masing-masing Rp. 2,5 juta peserta terbaik dari donatur yang bisa digunakan ketika nanti ibadah umrah sudah diperbolehkan, kemudian sertifikat, trophy, uang pembinaan, mushaf alquran bagi peserta dan orang tua serta merchandise dari donatur.

Diharapkan hal ini tidak mengurangi semangat dan motivasi kita, karena masa depan kehidupan khususnya pendidikan sekolah sampai perguruan tinggi memberikan kemudahan bagi ananda yang hafizh Al Qur’an ini,” ujarnya.

Senada disampaikan Kepala Kemenag Tanah Datar H. Algafari, dengan mendidik anak-anaknya seorang hafizh dan hafizhah saja, sudah menjadi anugerah dari Allah SWT. “Alhamdulillah, bapak dan ibu orang tua telah mampu mendidik anak-anaknya menjadi Hafizh dan Hafizhah di dunia yang akan menjadi penerang di akhirat kelak, karena Allah telah janjikan surga bagi penghafal Al Qur’an beserta orang tua, percayalah ini anugerah Bapak Ibu, mohon dilanjutkan, karena tidak semua orang bisa dan mampu mendidik anaknya menjadi penghafal Al Qur’an,” ujarnya.

Sementara Ketua Baznas Tanah Datar Yasmansyah mengungkapkan, Baznas siap mendukung program Tahfiz di Tanah Datar.

“Kita dari ada Baznas tentu sangat mendukung program ini dan akan kita bicarakan dengan pemerintah daerah bentuk bantuan kepada anak-anak hafiz Tanah Datar,” ungkapnya.

Adapun peserta terbaik adalah, Uuntuk terbaik tingkat Kabupaten kategori SD diraih ASILAH NURHIZA dari Kecamatan Pariangan dengan hafalan 10 Juz, kategori SLTP RESTI ZAHRA ILLAHI dari Kecamatan Lima Kaum dengan hafalan 9,5 Juz dan kategori SLTA/UMUM diraih MUHAMMAD INSAN ASSHIDIQUE dari Kecamatan Rambatan dengan hafalan 20 Juz.

Rel | Lim

Baca juga :

Facebook Comments

loading...