Zona Orange, Sawahlunto Batalkan Izin Baralek

kasus
SuhaNews. Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Sawahlunto, membuat kota tambang ini masuk zona orange. Beberapa langkah diambil pemerintah kota. Salah satunya membatalkan izin baralek.
Dilansir oleh BeritaMinang.com, Wakil Walikota Sawahlunto H.Zohirin Sayuti mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh dan taat mengikuti protokol kesehatan dengan selalu mengenakan masker, jaga jarak, dan selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Hal itu disampaikan Zohirin ditengah kondisi Sawahlunto yang mendapatkan predikat zona orange terhadap meluasnya penyebaran pandemi covid-19 di daerah ini.

“Kondisi kita saat ini cukup mengkuatirkan, dan perlu perhatian khusus bagi setiap warga masyarakat agar taat dan disiplin menerapkan standar kesehatan supaya terhindar dari penyebaran pandemi covid-19. Untuk itu, selalu gunakan masker, sering cuci tangan pakai sabun di air mengalir dan jaga jarak.” Katanya.

Kepada beritaminang.com, Jumat (21/8/20), Zohirin juga mengungkapkan kondisi pandemi yang makin tak terbendung secara nasional dan regional, termasuk di Kota Sawahlunto sendiri. Sudah banyak korban terpapar virus mematikan tersebut.

Dengan terus bertambahnya korban terkonfirmasi positif covid-19, maka satu-satunya jalan yang harus dilakukan adalah mencegah, karena hingga kini vaksin sebagai penawar virus masih belum ditemukan, tapi baru sebatas penelitian dan ingin di uji klinis terhadap manusia, sebagaimana tengah dilakukan Universitas Airlangga, Surabaya.

Izin Pesta Sementara Dicabut

Sementara itu, untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Sawahlunto pihak pemerintah kota sebagaimana disampaikan Zohirin Sayuti mencabut kembali pemberian izin penyelenggaraan keramaian dan pesta pernikahan (barelek). Hal ini bertujuan untuk antisipasi kemungkinan munculnya klaster baru covid-19 di daerah ini.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi Gugus Tugas Percepata Penanganan Covid-19, izin keramaian dan pesta untuk sementara tidak rekomendasikan atau diberi izin, mengingat kondisi Sawahlunto yang masih dalam katagori zona orange.” Kata Zohirin, saat melayat warga meninggal di Kelurahan Aur Mulyo, Sawahlunto, Jumat kemarin.

Sementara itu, dilapangan, pihak Kepolisian Resor Sawahlunto dengan menggunakan mobil khusus yang dilengkapi alat pengeras suara terpantau terus berkeliling menyampaikan pesan kewaspadaan terhadap warga agar mematuhi protokol kesehatan dalam menghindari penyebaran virus asal Wuhan, Cina tersebut.

Berdasarkan pantauan dilapangan, masih banyak warga terutama kalangan anak muda belum mengindahkan himbauan dan sosialisasi yang disampaikan. Mereka terlihat berkerumun diberbagai tempat tanpa mengenakan masker. Seakan kondisi new normal yang diberlakukan saat ini mereka anggap sudah seperti normal sebelum covid-19 menyerang imun tubuh warga.

Berdasarkan informasi Tim Posko Gugus Tugas Covid-19 merilis angka kumulatif PPT saat ini berjumlah 3.595 orang, ODP dan ODP nol, sedangkan yang positif covid saat ini berjumlah 30 orang, 1 orang di isolasi di RS M.Jamil Padang, 16 di karantina di BDTBT, 1 meninggal dan sembuh 12 orang.

editor : Moentjak sumber : BeritaMinang.com

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...