7 Doa 1 Cita, Ketika Pelaku Humas Uji Kompetensi Dalam Karir

7 Doa 1 Cita, Ketika Pelaku Humas Uji Kompetensi Dalam Karir
Berdebar jantung ini, menanti sebuah cita-cita usai mengikuit Uji Kompetensi Pranata Humas (Prahum) yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi RI di gedung Kementerian Agama RI Jalan Thamrin Jakarta kemarin (27/1).

Penulis, utusan Kemenag Kab. Pasaman, bersama enam rekan sejawat ASN asal Kemenag Provinsi Sumatera Barat Risna Yanti, Gusmizar, keduanya dari Kanwil Kemenag Sumbar.

7 Doa 1 Cita, Ketika Pelaku Humas Uji Kompetensi Dalam Karir

Kemudian ada Zulhafendi dari Kemenag Kab. Solok, Alfia Parma, dan Harnina keduanya dari Kemenag Limapuluh Kota dan Supriadi dari Pariaman, seayun berjuang mengejar cita-cita yang diinginkan selama ini menjadi Prahum.

Keikutsertaan ini ditetapkan setelah dinyatakan lolos verifikasi bahan. Penulis sendiri, menjabat sebagai Penyusun Bahan Siaran dan Pemberitaan pada Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman telah dilakoni sejak tahun 2017.

Penulis menceritakan, uji kompetensi tersebut diikuti oleh sebanyak 125 ASN se Indonesia itu dan semuanya harus melalui dua tahapan uji. Tahapan pertama adalah mejawab sebanyak 22 soal secara online, kemudian ditahapan berikut menghadapi wawancara yang langsung oleh tim penguji dari Kemenkominfo.
Soal-soal yang diujikan, Alhamdulillah penulis dapat lalui dengan baik serta tepat waktu selama satu jam, apalagi semua soal berkenaan dengan kehumasan sesuai tusi penulis sendiri.

Lalu dalam sesi wawancara yang berlangsung di auditorium KH.M.Rasjidi, penulis yang diuji langsung oleh Asri Prahum Kemenkominfo ditanyakan beberapa hal berkaitan dengan kehumasan.

Bersyukur rasanya dalam wawancara tersebut, Asri Sang penguji mempertanyakan sejumlah hal dengan begitu santai, akrab seperti berdiskusi. Meskipun mengenakan masker, tetapi masih tampak raut wajah dan selipan senyum manis nan ramahnya, sehingga penulis mampu menjawab tanpa terburu-buru dan gugup.

7 Doa 1 Cita, Ketika Pelaku Humas Uji Kompetensi Dalam Karir

Ibarat menanam padi di sawah, kini si petani hanya menunggu untuk memetik hasilnya. Uji kompetensi telah dilalui, kami bertujuh tinggal memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk tercapainya satu cita-cita mejadi Prahum Kemenag yang profesional di daerah tugas masing-masing. Yusuf

BACA JUGA  Sariak Laweh, Pojok Kab. Solok Itu Nikmati Listrik

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...