Koto Baru, SuhaNews – Wakil Bupati (Wabu) Solok, H. Candra menghadiri jemaah haji Kloter 13 PDG dari Kabupaten Solok di Masjid Raya Koto Baru, Minggu (10/8).
Turut hadir dalam pertemuan ini kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok H. Zulkifli, para Ketua Rombongan dan Ketua regu jemaah Haji Kabupaten Solok tahun 2025 yang tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Padang.
Ketua Panitia yang juga inisiator acara ini H. Almaturidi dalam laporannya menyampaikan bahwa pertmuan ini untuk memperrat silaturrahmi dan mempererat kebersamaan sesama jemaah Kloter 13 khususnya yang berasal dari Kabupaten Solok, yang telah terjalin selama lebih kurang 40 hari mengikuti perjalanan ke tanah suci menunaikan ibadah haji.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok H. Zulkifli yang turut memberikan sambutan mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan yang masih terjaga oleh jemaah haji tahun 2025 yang bergabung dengan Kloter 13 Padang bersama jemaah dai kota Sawahlunto, Kabupaten Pasaman dan kota Padang.
“Pertemuan ini adalah momen untuk saling mengingatkan bagaimana perjalanan spritual yang telah dilalui di tanah suci untuk hari ini dan seterusnya diimplementasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kakan Kemenag.
Wakil Bupati Solok H. Candra dalam sambutannya mengajak para Haji dan Hajjah yang telah berkesempatakan menunaikan ibadah haji memeiliki peran menjaga keutuhan persatuan negara kesatuan Republik Indonesia.
“Hendaklah bapak dan ibuk yang sudah menyandang prediket Haji dan Hajjah jadi Uswatun Hasanah ditengah masyarakat dengan memberikan keteladanan dalam hal ibadah yang juga sebagai wujud dari pengamalan nilai-nilai spritual setelah kembali dari tanah suci,” ajak Wabup Candra.
Wabup juga mengajak para jemaah haji untuk menjadi pelopor kemajuan kehidupan beragama ditengah masyarakat yang dimulai dengan menujukan akhlak mulia sebagai bentuk keteladanan yang akan ditiru dan diikuti oleh keluarga dan masyarakat.
Pertemuan ini juga diisi dengan tausiah yang disampaikan Oleh Dr. H. Rahmat Hidayat, MA yang juga jemaah haji Kloter 13 Padang.
Dalam tausiahnya, dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar tersebut menyampaikan bahwa ritual haji yang menghadirkan banyak cerita dalam kehidupan para jemaah hendaknya ditindak lanjuti sebagai momen untuk meningkatkan keimanan menuju ketaqwaan dalam ibadah sehari-hari.

“Rawat kemabruran Haji yang telah menguras energi dan emosi, jangan samai sia-sia hanya karena kita lalai dalam beribadah terutama menjaga ketepatan waktu solat lima waktu untuk diteladani dan dicontohj oleh umat muslim lainnya,” pungkas H. Rahmad Hidayat. Sulman | Fendi
Berita Terkait :
- 1 Naik Ambulans, Jemaah Haji Kabupaten Solok Sampai Ba’da Magrib
- Jelang Pulang ke Solok, Koper Jemaah Haji Ditimbang Petugas
- Disela Arbain, Jemaah Haji Solok Kunjungi Masjid Bersejarah di Madinah
- Ziarah ke Baqi’, Pesan Kesederhanaan Diakhir Hayat
- Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Kemenag Kabupaten Solok gelar Rakor
- Ziarah di Madinah, Jemaah Haji Solok Napak Tilas Perjuangan Rasulullah
- Sakralnya Raudhah, Air Mata Menitik Dalam Doa
- Berkunjung ke Raudhah, Jemaah Haji Kab. Solok Munajatkan Do’a
- Magrib di Masjid Nabawi, Jemaah Haji Kabupaten Solok Nikmati Suasana Kota Nabi
- Bersiap Pulang ke Solok, Jemaah Haji Selesaikan Tawaf Wa’da
- Jelang Pulang ke Solok, Air Mata Tumpah di Depan Ka’bah saat Tawaf Wada’
- Gunakan Kursi Roda, 23 Jemaah Haji Lansia Kloter PDG 13 Selesaikan Tawaf Wa’da



Facebook Comments