Bukittinggi, SuhaNews — Pengurus dan jemaah BKMT Kota Bukittinggi membangun satu unit Hunian Tetap (Huntap) bagi korban musibah galodo di Jorong Silungkang, Nagari Palembayan, Kabupaten Agam. Huntap ini menjadi yang pertama digagas BKMT di Sumatera Barat.
Dalam rangka memantau langsung progres pembangunan yang dilaksanakan oleh LAZ Ansharullah Peduli Negeri (ASHPEN) di bawah pimpinan Ustadz Zulfamiadi, sejumlah pengurus BKMT Kota Bukittinggi bertolak ke lokasi pada Ahad (22/2/2026).
Kunjungan tersebut disambut haru dan penuh syukur oleh keluarga penerima manfaat, Syaiful beserta keluarga yang turut didampingi mertua dan sanak famili. Mereka menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari seluruh pengurus dan jemaah BKMT Kota Bukittinggi.
Sebagaimana diketahui, musibah galodo yang melanda kawasan tersebut menyebabkan rumah keluarga Syaiful hancur dan tertimbun. Istri dan anak beliau bahkan sempat terseret arus sejauh kurang lebih 50 meter. Hingga saat ini, sang istri masih dalam kondisi sakit dan anaknya mengalami cedera.

Ketua BKMT Kota Bukittinggi, H. Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa pembangunan Huntap ini melalui proses seleksi yang ketat dan koordinasi dengan berbagai pihak di Jorong Silungkang dan Nagari Palembayan.
“Pembangunan Hunian Tetap oleh BKMT Kota Bukittinggi bekerjasama dengan ASHPEN ini dilakukan setelah melalui seleksi yang sangat ketat. Setelah koordinasi dengan berbagai pihak di Jorong Silungkang dan Nagari Palembayan, terpilihlah keluarga Pak Syaiful untuk menerima Huntap pertama BKMT Bukittinggi di Sumbar ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak jamaah BKMT dan umat Muslim untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya di bulan suci Ramadhan. “Ramadhan adalah bulan berkah, bulan berlipat ganda nilai kebaikan. Kepada jamaah BKMT khususnya dan umat Muslim umumnya, mari kita tingkatkan kepedulian terhadap saudara kita yang kurang mampu, seperti fakir miskin, anak yatim, dhuafa dan korban musibah. Rumah Hunian Tetap yang dibangun Pengurus dan Jemaah BKMT Kota Bukittinggi adalah satu di antara bukti kepedulian tersebut,” tuturnya.
Ustadz yang dikenal enerjik ini juga berharap langkah serupa dapat diikuti oleh BKMT kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat. “Semoga akan lahir rumah Huntap selanjutnya dari BKMT kabupaten/kota lain di Sumatera Barat untuk korban musibah,” harapnya.
Sementara itu, pimpinan LAZ Ansharullah Peduli Negeri (ASHPEN), Ustadz Zulfamiadi, melaporkan bahwa proses pembangunan Huntap berjalan sesuai rencana. Ia optimistis pembangunan akan rampung pada momen Nuzulul Qur’an mendatang.
Pembangunan Huntap ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga dakwah dan sosial dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian umat di Sumatera Barat (Syafrial)



Facebook Comments