Koto Baru, SuhaNews – Jadi narasumber dihadapan 30 peserta Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) Penggerak Penguatan Moderasi Beragama di Aula Hubbul Wathan Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Senin (14/11), Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang, H. Khoirul Amani menyebut bahwa Diklat adalah upaya Kemenag meningkatkan kompetensi ASN.
Dijabarkanya, setiap organisasi menghadapi perubahan lingkungan yang dipengaruhi oleh globalisasi ekonomi, teknologi informasi, ilmu manajemen serta tuntutan terhadap mutu.
“Menurut Michael Hammer, James Champy, Diklat yang dilakukan sebuah lembaga akan berdampak pada C yakni Customer memegang kendali, competition yang semakin tajam dan change atau perubahan,” urai Khoirul.
Untuk itu, Organisasi harus dapat mengenal perubahan harapan dan kebutuhan customers. Menyiapkan personil untuk melakukan perbaikan proses terus menerus serta perlunya pelatihan yang sesuai dan terencana.
Beranjak dari hal itulah Kementerian Agama membntuk lembaga yang khusus menangani pendidikan dan pelatihan bernama Balai Diklat Keagamaan, tugasnya meningkatkan kompetensi ASN disemua lini tugas dalam lingkup Kemenag.
“Untuk bapak ibu yang hari ini mengikuti Pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama diharapkan mampu mewujudkan salah tsau program prioritas Kemenag ini ditengah masyarakat terutama dilingkungan tugas masing-masing,” terang Khoirul.
Menutup materinya Khoirul berharap, para peserta nantinya menjadi teladan ditempat tugas dan motivator Moderasi Beragama ditengah masyarakat agar cita-cita pemerintah mewujudkan Kerukunan Umat Beragama sebagai kekuatan pembangunan dapat tercapai. Fendi
Berita Terkait :
- BDK Padang Gelar PDWK Moderasi Beragama di Kemenag Kabupaten Solok
- Kepala BDK Padang; Humas Harus Profesional Dalam Berita dan Gambar
- Khoirul Amani: Humas Adalah Sosok Pintar dan Enerjik
- 30 Guru MIN di Kabupaten Solok Ikuti PDWK BDK Padang





Facebook Comments