30 Guru MIN di Kabupaten Solok Ikuti PDWK BDK Padang

30 Guru MIN di Kabupaten Solok Ikuti PDWK BDK Padang
Koto Baru, SuhaNews – 30 orang guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kabupaten Solok mengikuti Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang di aula Hubbul Wathan Kantor Kemenag Kabupaten Solok, mulai Senin (21/2).

Pelatihan bertajuk Tematik MI ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari guru dari MIN 1 Solok (Gantung Ciri), MIN 2 Solok (Balai Pinang Muaro Paneh), MIN 3 (Alahan Panjang) dan MIN 4 (Batu Bagiriak Lembah Gumanti). Berlangsung selama 6 enam hari dengan pola 60 jam pelajaran.

30 Guru MIN di Kabupaten Solok Ikuti PDWK BDK Padang 1

Panitia Pelaksana dari BDK Padang, Ferinaldi Syafril dalam laporannya menyampaikan, dasar pelatihan ini adalah Peraturan Menteri Agama (PMA) nomro 19 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Pelatihan SDM Kementerian Agama. Untuk biaya, kegiatan ini di danai oleh DIPA Balai Diklat Keagamaan Padang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis guru madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Solok,” sebut Feri.

Menutup laporannya, Feri menyampaikan bahwa selama 60 jam pelajaran yang wajib diikuti oleh peserta, materi dibagi menjadi kelompok dasar, materi ini serta materi penunjang.

“Sedangkan untuk narasumber, selain dari Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Padang juga akan diisi dengan pengayaan materi oleh, Kepala Balitbang RI secara daring dari Jakarta, Kepala BDK Padang, Kakan Kemenag  Kabupaten Solok dan Panitia selaku pelaksana kegiatan,” pungkasnya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli yang membuka pelatihan ini mengucapkan terima kasih kepada BDK Padang yang telah memberi kesempatan bagi guru madrasah ibtidaiyah untuk meningkatkan kompetensi dan SDM melalui kegiatan ini.

“Sebagai ASN Kementerian Agama, maka guru madrasah wajib turut serta menyukseskan visi misi Kementerian Agama tentang rencana strategis 2020 – 2024 yang dituangkan dalam visi misi Kemenag,” ujar Zulkifli.

BACA JUGA  Tingkatkan Kompetensi Guru, MTsN 3 Solok Gelar Lokakarya

Untuk itu, sebagai tenaga pendidik di bawah naungan Kementerian Agama maka, guru madrasah dituntut untuk tampil profesional, handal, soleh, moderat, cerdas dan unggul. “Profesional itu, selain memiliki kompetensi dalam tugas juga patuh akan regulasi dan loyal dalam melaksanakan tugas,” ulas Kakan Kemenag.

“Kemudian handal, adalah penguatan dari profesional dengan kesiapan SDM dalam tugas dapat menunjang prestasi bagi lembaga maupun bagi siswa madrasah.” H. Zulkifli memberi semangat peserta.

30 Guru MIN di Kabupaten Solok Ikuti PDWK BDK Padang 2

Ditambahkannya, kedua hal tersebut ditunjang dengan pemahaman dan pengalaman ilmu agama sehingga tenaga pendidik layak diberi prediket soleh, bersikap moderta baik di lembaga maupun ditengah masyarakat. Cerdas dalam berfikir dan unggul dalam bertindak.

Menutup sambutannya, Zulkifli berharap nantinya ilmu yang diterima para peserta dikembangkan di madrasah masing-masing, karena tidak semua guru bisa mengikuti kegiatan ini akibat terbatasnya kuota yang tersedia di BDK Padang.

Usai dibuka oleh Kakan Kemenag yang ditandai dengan pemasangan tanda peserta, materi pertama disampaikan oleh Mhardiati Thamrin, S.Si,M.Pd. Fendi
Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakWalikota dan Wawako Solok Tinjau Kantor Dukcapil dan Satpol ‘Baru’
Artikulli tjetërTelah Pensiun, Aguero Berharap Menjadi Staf Pelatih Timnas Argentina