Kabar Sepekan : Derita Perantau, Dilarang Pulang Hingga Ancaman Dipolisikan

SuhaNews. Pandemi Covid-19 mengubah kehidupan jutaan masyarakat Indonesia. Tak terkecuali para Perantau Minang yang tersebar di seluruh pelosok nusantara, kondisi tersebut masih mewarnai kabar pekan ini.

Sulitnya kehidupan di rantau akibat pembatasan kegiatan berdampak besar pada ekonomi sebagian besar perantau yang hidup dari berdagang, berikut rangkuman berita SuhaNews terkait kabar Perantau selama sepekan terakhir :

Selain perantau yang merasakan “Pahitnya” dampak dari Pandemi Covid-19 ini,  kabar dari pelaku usaha transportasi darat yang juga “menjerit” karena usaha mereka “dihentikan”, berikut yang sempat dikabarkan :

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini berbagai pihak melakukan penyemprotan dari Kepolisian hingga nagari, berikut yang sempat dirangkum SuhaNews :

Selain itu, ditengah Covid-19 yang melanda, Kapolri, Pemprov, Pemda, Pemerintah nagari mengeluarkan himbauan “Social Distanding” yang meminta masyarakat untuk tidak berkumpul, namun masih saja ada yang melanggar, diantaranya :

BACA JUGA  Sepuluh Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing dari Kemenag Kota Pariaman

Saat semua mata dan telinga tertuju pada penanganan dan pencegahan Covid-19 ada beberapa berita yang terabaikan. Diantaranya :

Yang lebih miris, semua pihak sudah menghimbau untuk berdiam diri dirumah. Semua media sudah menyamaikan agar tak keluar rumah, masih saja ayang “Mada” hingga Wali nagari Singkarak berang

Kunjungi Singkarak, Wisatawan Lokal Dibubarkan Wali Nagari

Semoga kondisi cepat berlalu. Red

Facebook Comments

Google News