APRI 50 Kota Bicara Revitalisasi KUA dan Praktek E-dupak Penghulu

APRI 50 Kota Bicara Revitalisasi KUA dan Praktek E-dupak Penghulu
Lima Puluh Kota, SuhaNews– Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Kabupaten Lima Puluh Kota gelar pertemuan bulanan yang dilaksanakan di KUA Kecamatan Akabiluru, sebagai Pilot Project KUA Revitalisasi di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Dihadiri oleh Penghulu se Kabupaten Lima Puluh Kota sebanyak 23 orang dari 13 Kecamatan yang ada, pertemuan ini menghadirkan Sub Koordinator Paham Keagamaan Kanwil Kemenag Sumbar, Dr. H. Yasril, yang didampingi oleh Kasi Bimas Islam, H. Safrijon, MA. Dibuka oleh sekretaris APRI, Hendra Bakti, Kepala KUA Kecamatan Situjuah Limo Nagari, dan sambutan ketua APRI, Akmal Husni, Penghulu di Kec. Guguk, kegiatan berjalan dengan penuh keakraban.

H.Yasril, dalam sambutannya memberikan motivasi tentang bagaimana menyikapi paham menyimpang di tengah masyarakat. Menurutnya, APRI harus berperan aktif dan memiliki solusi cerdas terhadap permasalahan keagamaan dengan konsep kekinian. Selain itu beliau juga memaparkan bagaimana pengelolaan sebuah pustaka masjid yang baik. Perpustakaan sebagai titik dan sumber ilmu, bukan hanya bagi jamaah masjid, tapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan.

“APRI harus mengadakan pertemuan setiap bulannya. Pembahasan terkait Masail fiqiyah tetang munakahat dan hukum Islam lainnya dipaparkan dalam bentuk karya ilmiah dan dilanjutkan dengan diskusi . Hal-hal yang berhubungan dengan kepenghuluan serta info-info penting dari Kementerian Agama juga harus dilakukan oleh APRI. Artinya, diskusi keagamaan serta solusi yang dilakukan oleh APRI menjadi lentera untuk kemashlahatan umat,” papar Yasril.

Selanjutnya, dipandu oleh perwakili penghulu yang telah mengikuti bimtek E-Dupak, H. Alirman Kampai, Hendra Bakti, Suherman, dan Zadria Efendi, APRI Lima Puluh Kota membahas seluk beluk tentang E-Dupak. Hal ini tentu sangat penting untuk pewujudkan kinerja dalam bentuk bukti fisik.

Hadir juga pada kesempatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Akabiluru, Munzir, yang menjelaskan bahwa KUA Akabiluru sebagai KUA Revitalisasi membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk APRI. Penghulu juga berperan sebagai corong dalam memberikan informasi kepada masyarakat, serta menguatkan keharmonisan dan kerukunan umat beragama di kecamatan. Munzir berharap, APRI tumbuh dan berkembang sebagai partner menuju KUA Revitalisasi. (Hendra/Editor:Nina)

BACA JUGA  Audiensi dengan Menteri Pertanian, Walikota Jual Bareh Solok dan Agrowisata Payo

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakPenjual Chip Domino di Padang Panjang Dibekuk Polisi
Artikulli tjetër4 Tahun Mengabdi, Efiyardi Pamit dari Kecamatan Bukit Sundi