ASN Kemenag Bukittinggi Sembelih 2 ekor Hewan Kurban

ASN Kemenag Bukittinggi Sembelih 2 ekor Hewan Kurban
Bukittinggi,SuhaNews – Penyembelihan 2 ekor Hewan kurban langsung dilakukan Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi. Penyembelihan hewan kurban dilakukan di tempat parkir Kantor Kemenag setempat disaksikan oleh Pejabat struktural dan Fungsional, ASN serta peserta  Qurban.

Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Zulfikar mengatakan bahwa dari 2 ekor sapi yang disembilih pesertanya adalah Pejabat Struktural dan Fungsional, Kepala Madrasah dan ASN dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi. Didistribusikan kepada ASN, Honorer dan masyarakat yang ada di sekitar kantor setempat.

“Kurban merupakan ajaran agama disampaikan lewat sejarah Nabi Ibrahim AS yang sangat mencintai anaknya, Nabi Ismail AS. Allah SWT menguji Nabi Ibrahim akan kecintaannya untuk diqurbankan sebagai wujud ketaatan pada perintah Allah SWT,” jelasnya.

Penyembelihan hewan kurban ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai sekitar pukul 10.30 WIB. Sapi yang telah dipisahkan kulit, daging dan tulangnya di sisihkan seperlunya untuk dimasak dan disuguhkan bagi para pegawai yang hadir, panitia serta pekerja. Selebihnya di bungkus sesuai banyak kupon kemudian langsung dibagikan kepada shoibul kurban sendiri, ASN dan tetangga sekitar kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi sesuai ketentuan syariat Islam.

Kakan Kemenag Kota Bukittinggi H. Eri Iswandi mengungkapkan “Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena tahun ini Kemenag Kota Bukittinggi bisa menyelenggarakan penyembelihan 2 ekor sapi kurban dengan baik dan lancar. Selain sebagai ajang Syiar Agama, penyembelihan hewan kurban juga memberika makna dan kesan tersendiri bagi Keluarga Besar ASN di lingkungan Kantor bersama sesepuh karena habis penyembelihan hewan Kurban kita makan bersama yang juga di ikuti sesepuh,” tuturnya.

Selanjutnya Kata H. Eri Iswandi ibadah Kurban sebagai ungkapan simpati dan empati sesama manusia. Kurban adalah ibadah sunnah muakkad, artinya sunnah yang sangat dianjurkan kepada umat Islam yang memiliki kemampuan berkurban. Nabi Muhammad Saw bersabda dalam sebuah Hadis yang masyhur, “Barangsiapa yang mempunyai kelapangan untuk berkurban, tetapi tidak dilaksanakannya, janganlah dia dekat-dekat ke tanah lapang tempat kami shalat hari raya ini.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah).

BACA JUGA  HUT Ke-21, PB Kemenag Kota Bukittinggi Sukses Jadi Tuan Rumah Pertandingan Persahabatan

Sebagai aktualisasi semangat berkurban yang diajarkan agama, setiap muslim perlu memupuk jiwa pengorbanan untuk kemuliaan hidup. Pengorbanan di jalan Allah dan berkorban karena Allah adalah suatu kemuliaan bagi Umat Muslim. Yal

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprak6 Orang Dirawat Karena DBD, Dinkes Kabupaten Solok Lakukan Foging
Artikulli tjetërBupati Tanah Datar Hadiri Salat Idul Adha 10 Juli di Lapangan Gumarang