Assesment Model Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah di SKB 1 Tanah Datar Dimasa Pandemi

Assesment Model Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah di SKB 1 Tanah Datar Dimasa Pandemi

Assesment Model Pentgembangan Pendidikan Luar Sekolah di SKB 1 Tanah Dayar Dimasa Pandemi

oleh : Mahmudah, Mahasiswa Pasca Sarjana IAIN Batusangkar

Pendidikan Luar Sekolah sama pentingnya dengan pendidikan sekolah atau pendidikan formal. Karena pendidikan tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi juga di lingkungan masyarakat dan di lingkungan keluarga. Pendidikan tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu, tetapi berlangsung sepanjang hayat (lifelong education). Pendidikan memiliki peran secara langsung dalam membangun sumber daya manusia.

Pendidikan luar sekolah sebagai subtitute atau pengganti pendidikan sekolah menyediakan kesempatan belajar bagi anak-anak atau orang dewasa yang karena berbagai alasan tidak memperoleh kesempatan untuk memasuki pendidikan sekolah. Mereka adalah yang tuna aksara dan angka dan atau yang putus sekolah atau tidak sempat menamatkan pendidikan sekolah, salah satu lembaganya adalah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional Bab 1, Pasal 1, Butir 14 dinyatakan Pendidikan Usia Dini adalah pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki masa lanjut. Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan anak, perlu diadakan sebuah asesmen yang berkesinambungan. Asesment merupakan proses pengumpulan informasi secara sistematis sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan.

Penilaian (Asssesment) adalah suatu proses merencanakan, memperoleh data dan menyediakan informasi yang diperlukan untuk membuat alternatif-alternatif bagi pengambilan keputusan. Penilaian internal (internal Asesment) yang dilakukan guru terhadap hasil belajar anak bertujuan untuk menilai tingkat pencapaian kompetensi anak yang dilaksanakan pada saat proses pembelajaran berlangsung dan akhir pembelajaran.

BACA JUGA  Digelar MGMP Bahasa Indonesia, Trik Cepat Menjawab Soal UN Sukses

Penilaian hasil belajar anak dilakukan oleh guru untuk memantau proses, kemajuan, perkembangan hasil belajar anak sesuai dengan potensi yang dimiliki dan kemampuan yang diharapkan secara berkesinambungan. Penilaian juga dapat memberikan umpan balik kepada guru agar dapat menyempurnakan perencanaan dan proses pembelajaran.

Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) adalah satuan penyelenggara pendidikan nonformal dan informal yang didirikan oleh pemerintah kabupaten dan kota sebagai badan hokum pendidikan pemerintah, yang memiliki tugas dan fungsi merencanaka,  melaksanakan,  mengoordinasikan, mengevaluasi, membina, mengendalikan mutu, dan penyelenggara percontahan dan layanan progran inovatif.

Dalam mengembangkan model assesment  di SKB 1 Tanah Datar di masa pandemi adalah dengan memanfaatkan perkembangan kemajuan teknologi, assessment dilakukan dengan google formulir disana bisa membuat model soal dari pilihan ganda, jawaban singkat, maupun jawaban dengan penjelasanya. Selain itu juga bias membuat soal yang menggunakan gambar atau yang lainya.

Menariknya dengan assessment dengan menggunakan google formulir soal ujian bisa teracak jadi menghindari terjadinya kerja sama antar siswa yang satu dengan yang lainya. Selain itu waktu yang telah ditentukan perlu menjadi perhatian bagi siswa karena kalo siswa tidak tepat waktu  maka respon atau tanggapan tidak bisa diterima. Kalo bagi guru manfaat yang dirasakan oleh guru dengan adanya assessment melalui google formulir sangat efektif dan efisien dan memudahkan kerja guru.

Selain google formulir assessment pembelajaran yang dilaksanakan di SKB 1 Tanah Datar, pembelajaran dilakukan dengan menggunakan aplikasi google Classroom,  metode belajar yang dilakukan adalah metode diskusi dan mengenai materi tutor dalam menyajikan pembelajaran dibantu dengan media video dan materi yang disajikan dikemas menarik perhatian siswa, Guru bisa membagikan tugas di forum, selain itu jika ada latihan siswa bisa mengetahui hasil kerjanya langsung. Meneriknya assessment yang diberikan guru bisa langsung dikembalikan ke siswa, siswa bisa tahu apakah nilainya mencapai kkm atau perlu diperbaiki. ***

BACA JUGA  Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Ajak Generasi Abad 21 Wujudkan Pendidikan Unggul Dan Berkarakter.

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...