Buaya Sepanjang 2 Meter Ditangkap Warga Bayang

SuhaNews. Buaya sepanjang 2 meter ditangkap masyarakat nagari Pasar Baru kec. Bayang Kab. Pesisir Selatan. Buaya yang ditangkap di sungai Lubuk Kampai ini sempat menjadi tontonan warga.

Dilansir dari Tagar.di, Selasa (7/4), Kepala Seksi Trantib Kecamatan Bayang, Elvi Azman mengatakan Buaya itu pertama kali ditemukan seorang warga yang berniat mandi di sungai itu. Khawatir akan keberadaan Buaya tersebut, ia memanggil warga untuk membantu menangkapnya.

“Buayanya sudah diamankan di kantor camat, dalam posisi terikat. Kami juga telah menghubungi pihak yang berwenang di Padang,” jelas Elvi.

Kepala BKSDA Resor Pessel, Bilmar membenarkan penangkapan hewan bernama latin crocodylus porosus porolis itu. Menurutnya, buaya itu memiliki panjang 2 meter dengan berat sekitar 100 kilogram.

“Buayanya kategori remaja, tapi jenis kelaminnya belum kami ketahui. Mungkin nanti sesampai di kantor wilayah di Padang baru bisa dipastikan,” sebut Bilmar.

Bilmar mengatakan, kemunculan Buaya itu karena habitatnya terganggu oleh manusia. Salah satunya akibat alih fungsi area rawa di sekitar penemuan menjadi pemukiman dan bangunan lainnya.

Ditambahkannya BKSDA telah menyampaikan himbauan dengan membuat pamflet disekitar lokasi ditemukannya Buaya tersebut. Hal ini agar masyarakat mengetahui bahwa Buaya termasuk binatang yang dilindungi undang-undang.

Padahal sebelumnya, BKSDA telah membuat pamflet di sekitar lokasi penemuan, agar warga tidak mengganggu habitat buaya di lokasi tersebut. Sebab, buaya merupakan salah satu hewan yang dilindungi Undang-undang.

Apalagi, selama ini yang menjadi pemicu konflik antara manusia dengan hewan buas akibat kehidupannya yang mulai terdesak. “Kehidupannya meresa terancam, sehingga mencari makan ke lokasi pemukiman warga,” tuturnya.

Jembatan Lubuk Kumpai memang merupakan salah satu habitat buaya. Mereka merasa nyaman di lokasi tersebut. Hal itu mengingat kondisinya yang memang rawa dan dipenuhi dengan tumbuhan nipah.

BACA JUGA  Masa Jabatan Berakhir, Walikota Sawahlunto Lantik Penjabat Kepala Desa

BKSDA Pessel meminta masyarakat agar tetap berhati-hati. Jangan sampai bermain sekitar sungai pada sore dan pagi hari. Berdasarkan kebiasaannya, waktu berjemur buaya adalah pagi dan sore hari.

editor : Moentjak sumber : Tagar.id

Baca Juga :

 

Facebook Comments

Google News