Cuaca Buruk, Beberapa Kecelakaan Laut Terjadi di Sumbar

Cuaca Buruk, Beberapa Kecelakaan Laut Terjadi di Sumbar
Kapal KM. Pono yang tenggelam di Mentawai. foto : Langgam.id
SuhaNews. Cuaca buruk yang melanda Sumatera Barat sejak Selasa (28/1) hingga Rabu (29/1) menimbulkan bencana di Sumatera Barat. Terjadi beberapa kecelakaan laut di berbagai daerah.

Di Padang, Kapal Motor (KM) Famili 010 GT 20 tenggelam di perairan laut Kota Padang, Rabu (29/1/2020), sekitar pukul 07.00 WIB. Kapal tersebut berpenumpang 12 orang yang merupakan para nelayan.

Satu orang dinyatakan hilang dalam peristiwa kecelakaan kapal itu. Sementara untuk 11 anak buah kapal (ABK) dan nahkoda selamat. Mereka telah dievakuasi petugas Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumbar.

Sementara itu di Pesisir Selatan, dua kapal nelayan juga dilaporkan tenggelam, satu ABK dilaporkan hilang. Kedua kapal nelayan yang tenggelam itu, pertama satu satu unit Kapal Bagan Kasih Ibu dengn pemilik Ruli Indra Permana (warga Muara Gadang Air Haji Kec Linggo Sari Baganti).

Sebelum diterjang ombak besar dan badai, kapal ikan ini membawa 13 orang ABK dan kapal tenggelam di Taluak Pulai (selatan Ujung Tanjung Inderapura). Sebanyak 12 orang diinformasikan selamat dan 1 orang hilang atas nama Si AL (Warga Air Haji Tenggara).

Evakuasi kapal nelayan yang tenggelam di Pesisir Selatan. foto BeritaMinang

Dari Mentawai juga dilaporkan satu kapal barang juga mengalami musibah. Satu unit Kapal Kargo KM Pono tenggelam di perairan Pulau Dua mata kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan estimasi person on boat (POB) 7 orang.

Di Pasaman Barat, kecelakaan laut juga menimpa lima orang nelayan asal Pondok, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, dilaporkan tenggelam saat menangkap ikan, Rabu (29/1/2020).

Kelima nelayan itu bernama Tempur (55), Isap (40), Toni (40) Uyung (30) dan Naguih (55). Beruntung nyawa mereka berhasil diselamatkan usai dibantu sejumlah nelayan asal Katiagan, Kecamatan Kinali, Pasbar. Mereka dievakuasi menggunakan spead boat oleh warga Katiagan menuju daratan.

BACA JUGA  Kebakaran di Payakumbuh, Rumah Nenek Chandra Hamzar Ludes Dilalap Api

Kini semuanya sudah dalam penanganan pihak terkait, baik BPBD, Tim SAR dan POl Airud.

Sumber : Langgam.id  dan  BeritaMinang.com

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaWabup Solok Buka Alek PORBI di Nagari Gauang
Artikel berikutnyaCopa del Rey: Real Madrid Gunduli Real Zaragoza 4-0