Solok, SuhaNews. Setahun belakang, nama Danau Talang sebagai objek wisata baru di Kab. Solok mulai jadi perbincangan. Apalagi setelah mendapat sentuhan Pemerintah Kabupaten Solok, kesejukan udara di danau Talang jadi buruan wisatawan.
Bila selama ini yang dituju wisatawan adalah danau Diateh dan danau Dibawah, maka sekarang danau Talang juga diminati. Terlebih setelah beberapa fasilitas penunjang dimiliki danau ini.
Setelah memasuki fase new normal, Minggu (14/6), pengunjung ramai mendatangi danau Talang. Selain kesejukan alam dan eloknya pemandangan, penyuka memancing juga dapat menalurkan hobinya di danau ini.

Andre salah seorang pengelola yang juga pemuda Air Tawar menjelaskan, pengunjung danau Talang di era new normal dari lebaran hingga sekarang cukup ramai, tiap hari lebih kurang 700 orang yang mengujungi danau Talang.
“Selain wisatawan lokal dari berbagai daerah Sumatera Barat, danau Talang juga dikunjungi wisatawan manca negara,” ujar Andre.
Berita Terkait :
- Tak Menjaga Alam Pendaki Gunung Talang di Beri Sangsi Balik Ke Camp
- Dibuka Kembali Camp Gunung Talang Kembali di Padati Pendaki
- Kawasan Danau Kembar Kian Menggoda, Taman Panorama Danau Dibawah Dibenahi
Andre Kepada Suhanews mewakili pemuda lainya menyampaikan harapan pemuda semua supaya hendaknya wisata ini lebih baik kedepannya yang dimana kenyamanan dan kebersihan bagi pengunjuk diutamakan juga berharap ingin menambah spot-spot foto terbaik lainnya supaya lebih membuat pengunjung nyaman dan ingin kembali lagi kesini.
“Untuk saat ini pengelola wisata danau talang masih dikelola oleh pemuda jorong air tawar utara” ungkap Andre.

Untuk biaya masuk sekarang tidak ada hanya saja sekarang diharapkan oleh pemuda pengunjung untuk menyumbangkan sumbangan ala kadarnya untuk menambah fasilitas wisata danau Talang.
Tidak hanya itu pemuda juga memfasilitasi alat pengecekan suhu tubuh di gerbang jalan masuk wisata danau kembar dan mewajibkan memakai masker bagi setiap pengunjung yang datang dan yang tidak memakainya diharap kembali dan tidak boleh memasuki area wisata.

Reporter: Adinda Editor : Lim
Baca juga:



Facebook Comments