Dinas PUPR Kab. Solok Tinjau Pendangkalan Batang Lembang

Solok, SuhaNews. Dinas PUPR Kab.Solok yang didampingi oleh walinagari dan Ketua KAN Salayo Tanang Bukit Sileh pada Jumat siang (26/03) memantau Sungai Batang Lembang yang berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Indrigiri Aquaman yang merupakan salah satu sungai terbesar yang berada di kabupaten Solok Sumatera Barat.

Kepala Dinas PUPR kab. Solok Syaiful,ST,MT melaui kabid Sumber Daya Air NOPELIUS.ST.MT mengatakan bahwa Kedatangan Dinas PUPR ke lokasi itu terkait dengan permohonan surat dari walinagari Selayo Tanang Bukit Sileh dan keluhan dari masyarakat tentang aliran batang lembang (DAS) indrigiri Aquaman yang saat ini terjadi pendangkalan.

BACA JUGA  Pemkab Solsel Latih Wirausahawan Muda Mendukung Ciptakan 100 Ribu Usahawan Sumbar

Sehingga puluhan hektar sawah produktif masyarakat yang berada disekitar jorong lembang dan jorong lakuak Nagari Selayo Tanang Bukit Sileh kecamatan Lembang Jaya menjadi terendam dan tidak bisa dimanfaatkan”,jelasnya.

“Masyarakat yg berada dibantaran sungai terebut selain tidak bisa mengolah lahannya, juga selalu dihantui bencana banjir jika terjadi hujan, karna elevasi muka air sungai sudah hampir sama dengan areal pertanian disekitarnya”,tutur Nopelius

“Untuk menanggulangi kondisi sungai tersebut jelasnya, pihak dinas PUPR juga akan menyampaikan usulan normalisasi ini ke Dinas PSDA propinsi Sumbar dan ke pihak Balai wilayah Sungai Sumatera V di padang, namun nantinya juga kita bermohon kepada walinagari dan KAN untuk membuat surat pembebasan lokasi agar usulan kita nantinya benar benar diprioritaskan”,sebutnya.

Menurut Nopelius, hulu sungai batang lembang ini berada di Danau dibawah dan bermuara ke Danau Singkarak dengan panjang lebih kurang 42 Km yg melintasi kecamatan Danau Kembar,Lembang Jaya,Bukit Sundi ,Kubung ,Kota solok dan Kec. X koto singkarak.

BACA JUGA  Hujan Tiada Henti, Batang Lembang Mulai Meluap Selasa Dini Hari

“Disamping sebagai air minum (sumber air baku) air batang lembang merupakan pemasok utama air irigasi baik irigasi kewenangan propinsi maupun irigasi kewenangan kabupaten”,tutupnya.

Walinagari SelayoTanang Bukit Sileh ZALMIANTO mengatakan kondisi ini sudah lama tejadi dan sudah kami sampaikan kepada pemkab Solok melalui dinas PUPR Kab.Solok, karna memang beberapa waktu lalu masyarakat melakanakan goro bersama untuk mengurangi genangan di sekitar jorong lakuek namun karna keterbatasan sumberdaya maka hasil yang dicapai belumlah maksimal”,bebernya

“Mudah mudahan setelah dipantau oleh pihak Dinas PPUR, keinginan kita dan warga dapat terealisasi secepatnya, namun terkait dengan surat permohonan pembebasan lahan akan kita usahakan juga secepatnya”,tutur Zalmianto

0144 batang lembng b

Salah tokoh masyarakat Nagari selayo tanang Bukit Sileh M.yunus saat dimintai keterangan nya mengatakan, jika hal ini tidak segera ditanggulangi maka makin lama makin besar kerugian yang ditimbulkan karna selain berpengaruh terhadap aliran irigasi menuju Bandar Bawah Gunung Nagari Batu Bajanjang juga berpengaruh disepanjang bantaran sungai tersebut karena disana merupakan lahan pertanian yang sangat produktif juga.

reporter : Dedi editor : MOentjak

Berita TErkait :

Facebook Comments

Google News