Dua Lagi Warga Kota Solok Meninggal Karena Covid-19

Dua Lagi Warga Kota Solok Meninggal Karena Covid-19
SuhaNews. Senin (26/7), dua lagi warga kota Solok yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia, sekitar pukul 15.31 WIB.

“Hari ini kita mendapat duka bahwa telah meninggal dunia seorang pasien terkonfirmasi positif covid-19 kita pukul 05.31 WIB yakni Pasien 1668 an. Tn. D, umur 59 tahun, warga Jl. Hj Jamal 002/002 Kel. Nan Balimo. Almarhum mengalami demam, batuk dan sesak nafas sejak tanggal 21 Juli lalu dan memiliki komorbid Jantung, Diabetes melitus dan hipertensi serta belum vaksin. Sejak tanggal 21 juli di isolasi di RST Solok,” terang Drs. H. Syaiful A., M.Si, Sekretaris Daerah Kota Solok selaku Sekretaris Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Solok.

Ditambahkannya, selain itu, hari ini kita juga mendapat laporan penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 7 orang atas sampel yang dikirim oleh RST dan RSUD M Natsir ke laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Namun 1 orang diantaranya meninggal dunia pukul 19.23 WIB an. Ny. F, Umur 71 tahun, IRT, warga jl. Berok RT 1 RW 3 Kel. PPA (Pasien 1682). Almarhumah mengalami demam, sakit kepala sejak tanggal 21 juli dan memiliki komorbid diabetes serta belum vaksin. Sejak tanggal 24 Juli menjalani isolasi di RSUD M Natsir.

Atas nama Pemerintah Kota dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyampaikan ucapan turut berduka cita yang sedalam dalamnya dan semoga almarhum dan almarhumah meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Bagi keluarga besar yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kesabaran oleh Allah SWT.. aamiin.

Dari hasil tracing yang dilakukan tim surveilans diperoleh data sebagai berikut :
1. Nn. SK, Umur 26 tahun, Mahasiswi, warga Jl. rajin kelurahan tanah garam (Pasien 1683). Yang bersangkutan telah divaksin lengkap. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
2. Tn. FZ, Umur 21 tahun, Anggota Polres Solokkota, warga asrama polisi Kel. Kampung jawa (Pasien 1684). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif dan mengalami demam, batuk, anosmia sejak tanggal 19 Juli lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
3. Ny. Y, Umur 42 tahun, PNS kantor kebudayaan sawah lunto, Warga Jl. Asrama polisi RT 1 RW 4 Kel. Kampung jawa (Pasien 1685). Yang bersangkutan mengalami demam, nyeri sendi, batuk pilek, diare, anosmia sejak tanggal 18 juli lalu dan memiliki komorbid diabetes. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
4. Tn. HA, Umur 34 tahun, Anggota TNI AD, warga belakang kantor pajak kel. nan balimo (Pasien 1686). Yang bersangkutan mengalami anosmia, pegal-pegal sejak tanggal 21 juli lalu dan telah divaksin lengkap. Saat ini menjalani isolasi di RST Solok.
5. Ny. EGR, Umur 33 tahun, IRT, warga belakang kantor pajak kel. nan balimo (Pasien 1687). Yang bersangkutan mengalami demam menggigil, sakit kepala sejak tanggal 21 juli lalu dan telah divaksin lengkap. Saat ini menjalani isolasi di RST Solok
6. Tn. M, 54 tahun, TNI RST Solok, warga asrama TNI samping polres kel. kampung jawa (Pasien 1688). Yang bersangkutan mengalami demam sejak tanggal 18 juli dan memiliki komorbid diabetes melitus serta telah divaksin lengkap. Saat ini menjalani isolasi di RST Solok.
Dari penambahan hari ini merubah komposisi kasus di Kota SolokĀ  1688 kasus dengan rincian Sembuh 1333 orang ; Isolasi di RST 7 orang ; Isolasi di RSUD M Natsir 12 orang; Isolasi Banda Panduang 5 orang; Isolasi Mandiri 289 orang dan Meninggal 42 orang.
“Atas nama Pemerintah Kota dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 senantiasa kami menghimbau kita semua untuk selalu menerapkan prokes ketat 5 M Memakai masker Mencuci tangan dengan sabun Menjaga jarak atau menghindari kerumunan Mengurangi mobilitas atau dirumah saja dan Mengikuti vaksinasi,” ulasnya.
Pamungkas, Syaiful mengajak untuk senantiasa kita berdoa untuk saudara-saudara kita pasien terkonfirmasi positif agar segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua dari wabah ini, aamiin,” tutupnya. Rel
Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Bayi Usia 1 Tahun dan Perawat di Kota Solok Terkonfirmasi Positif Covid-19
loading...
Artikel sebelumyaCovid-19 dan Relevansi Pemikiran Rahmah El-Yunusiyyah
Artikel berikutnyaBupati Solok Sampaikan Nota Pengantar Ranperda RPJMD tahun 2021-2026