Ekaliptus Sebagai Penyembuh Virus Corona Dikenalkan BPTP Sumbar pada Pemkab Tanah Datar

48
ekaliptus
Batusangkar, SuhaNews – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumbar memperkenalkan tanaman Ekaliptus (eucalyptus) yang mampu menyembuhkan virus corona, tetapi bukan Covid-19.  Aroma terapi dari ekaliptus ini mampu membunuh virus Corona sampai 80% ketika dipakai selama 30 menit.

“Ekaliptus ini merupakan hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Batlitbangtan), yang mampu mematikan virus Corona dan dijadikan antivirus tapi bukan Covid-19,” Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumbar Dr.Drs. Jekvy Hendra, M.Si di Batusangkar, Senin (13/7/2020).

Rombongan BPTP Sumbar disambut Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Irwandi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Suhermen, Kepala Baperlitbang Alfian Jamrah, Kadis Pangan dan Perikanan Daryanto Sabir, Kadis Pertanian Yulfiardi, Kadis Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis serta undangan lainnya di ruangan kerja Sekda.

“Ekaliptus ini dari hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Batlitbangtan), mampu mematikan virus Corona dan dijadikan antivirus tapi bukan Covid-19,” ujarnya.

Ekaliptus, jelas Jekvy, bukan dijadikan serum, tetapi dikemas dalam bentuk kalung, inhaler, roll on, salep, hingga difuser. Produk Kementan ini bertujuan untuk menjadi tameng atau perisai terhadap penyebaran virus corona yang diketahui menyebar melalui droplet atau percikan.

Di samping itu, kata Jekvy, BPTP juga menginformasikan berbagai potensi Tanah Datar di bidang pertanian, peternakan dan perikanan. Tanah Datar memiliki berbagai program inovasi di berbagai bidang, seperti bidang pertanian bertanam sistem Salibu dan banyak lainnya, ini perlu terus dikembangkan dan disosialisasikan.

“Terima kasih atas kunjungan ini, banyak informasi dan masukan yang diperoleh untuk kemajuan Tanah Datar ke depan khususnya bidang pertanian,” ujar Sekda Irwandi.

Informasi dari BPTP Sumbar ini, jelas Irwandi, bisa dijadikan sebagai salah satu bahan evaluasi bagi Pemerintah Tanah Datar.

“Perihal ekaliptus menjadi bahan pengetahuan bagi kita semua dan tentu akan disampaikan kepada masyarakat melalui media informasi,” jelas Irwandi.

Program inovasi di Tanah Datar, jelas Sekda, diharapkan menjadi catatan khusus bagi OPD terkait untuk bisa digiatkan lagi, dan tentunya disesuaika dengan anggaran yang tersedia.

Sementara menurut Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr. Dr. Inggrid Tania yang dikutip dari detik.com, mengatakan bahan ini memang memiliki zat yang bersifat antibakteri, antivirus dan anti jamur. Namun, terkait manfaatnya terhadap Covid-19 belum ada penelitian spesifiknya.

“Penelitian Kementan ini baru diujikan sampai tahap in vitro pada virus influenza, beta Corona, gamma Corona. Belum diuji spesifik terhadap virusnya Covid-19 yakni virus SARS-Cov-2,” jelasnya.

Raporter: Dajim        Editor: Wewe

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...