Film Pendek Karya Andri Guru MAN 1 Pasaman Juara Satu KPFI Sumbar

Film Pendek Karya Andri Guru MAN 1 Pasaman Juara Satu KPFI Sumbar
Pasaman, SuhaNews – Film pendek karya Guru MAN 1 Pasaman Andri Mahmudi dan Tim meraih sebagai juara pertama pada Lomba Kompetensi Film Pendek Islami (KFPI) Kementerian Agama Tingkat Sumatera Barat Tahun 2022.

Film Pendek Karya Andri Guru MAN 1 Pasaman Juara Satu KPFI Sumbar 1

Informasi yang disampaikan Humas MAN 1 Pasaman Yulinasri Rabu (29/6), kesuksesan Andri dan tim patut disyukuri.Mereka telah berhasil melewati tahap demi tahap penjurian, bersaing dengan 11 tim kabupaten dan kota se Sumbar. Nantinya, menjadi utusan untuk seleksi tingkat nasional.

Kepala MAN 1 Pasaman Darwin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Andri Mahmudi dan Tim yang telah mengharumkan nama madrasah di tingkat provinsi Sumatera Barat dan menjadi duta provinsi ke tingkat nasional.

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi. Semoga prestasi ini akan diikuti oleh Tenaga Pendidik yang lain.” ucap Darwin bersyukur.

Sementara itu, Riki Efendi salah seorang anggota Tim menjelaskan bahwa pesan moral yang terkandung dalam film pendek yang berjudul “Syiar Mata Lensa dan Ujung Pena,”menjelaskan bahwa Syiar tak mesti di mimbar. Syiar bisa dimana saja dan oleh siapa saja.Mensyiarkan Islam adalah hak sekaligus kewajiban bagi seluruh penganutnya. Siapapun bisa mensyiarkan Islam dengan caranya sendiri.

Lanjutnya, personil pemeran dalam film pendek tersebut terdiri dari Andri Mahmudi (ide cerita, kameramen dan editor), M. Hasan (Pemeran Utama), Rendi Yenzia (Editor Utama), Riki Effendi (Pengisi Suara), Edwar Wijayanto (Petani) dan Wawan Azeddal (Pedagang Singgang)

Andri dan kawan kawan memperoleh tropi dan Uang pembinaan, serta berkesempatan berkompetisi pada ajang nasional pada bulan Juli mendatang. Yulinasri/Yusuf

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Kapolres Solok Kota Serahkan Sembako di Koto Sani
loading...
Artikulli paraprakSawahlunto Menuju Kota Layak Anak Utama
Artikulli tjetërBerganti Warna, Sepuluh Penyandang Disabilitas Kelir Balaikota Padang