Gusman Ajak ASN Kemenag Pasaman Ikuti E-Learning Gratifikasi

Gusman Ajak ASN Kemenag Pasaman Ikuti E-Learning Gratifikasi
Pasaman, SuhaNews – Kepala KantorKemenag Kabupaten Pasaman Gusman Piliang meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkupnya untuk mengikuti E-Learning Gratifikasi.

Dikatakannya saat brifing dengan ASN di aula kantor Senin (1/11), menindaklanjuti instruksi Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat serta guna penerapan Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) di Kankemenag Pasaman, salah satu langkahnya mengikuti Bimtek pengendalian gratifikasi di situs elearning.kpk.go.id.

Gusman menilai penting seluruh ASN di lingkungan Kemenag ranah Pasaman bisa mengikuti E-Learning Gratifikasi. Karena ini juga sebagai penunjang birokrasi sebagai pilot project Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Tahun 2022 nanti.

Lebih lengkap, ia menjelaskan dengan mengikuti Bimtek tersebut ASN bisa memahami hubungan korupsi dengan integritas. Memahami, tugas, fungsi dan peran sebagai ASN sehingga terhindar dari praktik gratifikasi yang dilarang oleh undang-undang negara.

Selain itu kata Gusman, ASN juga mendapatkan sertifikat yang bermanfaat untuk karirnya sebagai pegawai negeri. Ini didapat setelah mengikuti bimtek selama tujuh hari yang sebelumnya melakukan pendaftaran diri di situs milik Komisi Pemberantasan Korupsi yang disebut sebelumnya.

Pejabat yang fokus dengan dunia digital itu mengatakan juga akan melakukan sosialisasi terkait penerapan PPG kepada pihak eksternal seperti masyarakat dan mendesiminasikan atau menyebarluaskan media sosialisasi pesan anti gratifikasi.

Diakui Gusman, dirinya dan melalui Pranata Humas telah memanfaatkan media sosial untuk wadah peneyebarluasan pesan anti gratifikasi baik berbentuk pamphlet, banner, twibbon juga visual video.Yusuf|Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Ketua TP PKK Tanah Datar Diserahterimakan dari Ny. Retri Zuldafri ke Ny. Lise Eka Putra
loading...
Artikel sebelumyaPedagang Korban Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi Terima Bantuan
Artikel berikutnyaMiliki 125 Santri, Pondok Tahfizh Panyakalan Terus Berkembang