H. Naharudin: Moderasi Beragama Perkuat Rasa Persatuan, Memperluas Wawasan Kebangsaan

H. Naharudin: Moderasi Beragama Perkuat Rasa Persatuan, Memperluas Wawasan Kebangsaan
Sarilamak, SuhaNews – Tampil sebagai narasumber pada Pembinaan Penyuluh Agama Islam (PAI) non PNS di uala IPHI Kabiupaten Lima Puluh Kota, Senin (22/11), Kakan Kemenag H. Naharudin menyampaikan, moderasi beragama memperkuat rasa persatuan dan memperluas wawasan kebangsaan.

Kakan Kemenag menjabarkan Peraturan Presiden nomor 18 tahun 2020, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020/2024, Moderasi Beragama merupakan pilot projek Kementerian Agama.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan, Ka. Kankemenag terlebih dahulu menyampaikan Visi dan Misi Kementerian Agama. “Dengan memperhatikan Visi dan Misi Kementerian Agama, kita akan memahami secara keseluruhan bahwa Kementerian Agama mempunyai tujuan memberikan yang terbaik untuk umatnya demi Indonesia yang lebih baik,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Naharudin mengupas tentang Moderasi Beragama dan sangat menekankan untuk membedakan antara Moderasi Beragama dengan Moderasi Agama. “Moderasi Beragama adalah komitmen dalam menjalan agama tanpa melebihkan atau menguranginya. Moderasi artinya imbang dan tidak melampaui batas-batas kealamiaan kemanusiaan. Moderasi Beragama akan memperkuat rasa persatuan sesama warga negara Indonesia dan memperluas wawasan kebangsaan” jelas Naharudin.

Selanjutnya Naharudin mengurai, bahwa ada dua Kebijakan besar Kementerian Agama untuk menjaga Moderasi dan Kerukunan Umat Beragama, yaitu Memberdayakan masyarakat, kelompok-kelompok agama, serta pemuka agama untuk menyelesaikan sendiri masalah kerukunan umat beragama. Dan yang kedua adalah memberikan rambu-rambu (melalui regulasi dan program relevan) dalam pengelolaan kerukunan umat beragama.

Terakhir, di hadapan 40 Penyuluh Agama Islam Non PNS yang berasal dari Kecamatan Suliki, Kecamatan Gunuang Omeh, Kecamatan Bukik Barisan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, dan Kecamatan Kapur IX, Naharudin kembali menghimbau kepada Penyuluh Agama Islam PNS maupun Non PNS untuk terus menggaungkan Moderasi Beragama melalui konten media sosial ataupun ceramah agama serta penyuluhan agama lainnya. (Nina)

BACA JUGA  Tingkatkan Prestasi KSM, Kemenag Kab. Solok Gelar Pendampingan Guru

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaDua Tim Sispala MAN 2 Bukittinggi Ikuti Lomba Lintas Alam se Sumatera
Artikel berikutnyaBupati Agam dan BMKG Panen Raya Padi Organik di Kamang Mudiak